Posted in Education, Uncategorized

Kimia Fun : Reaksi Redoks

Reaksi redoks (reduksi-oksidasi) adalah reaksi kimia yang melibatkan perubahan bilangan oksidasi. Pada dasarnya, reaksi redoks adalah gabungan dari dua reaksi setengah, yaitu reaksi setengah reduksi dan reaksi setengah oksidasi. Seperti yang telah kita pelajari di kelas X, reaksi oksidasi adalah reaksi di mana suatu spesi melepaskan elektron sehingga mengalami kenaikan bilangan oksidasi. Sedangkan reaksi reduksi adalah reaksi di mana suatu spesi mengikat elektron sehingga mengalami penurunan bilangan oksidasi. Pada suatu reaksi kimia yang lengkap, reaksi oksidasi selalu diikuti oleh reaksi reduksi sehingga reaksi yang terjadi disebut reaksi redoks.

Berikut adalah contoh reaksi setengah reduksi:

Cu2+(aq) + 2e-  → Cu(s)

Pada reaksi di atas, kita melihat bahwa unsur tembaga (Cu) mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +2 menjadi 0 dengan mengikat 2 elektron. Berikut adalah contoh reaksi setengah oksidasi:

Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e-

Pada reaksi di atas, kita melihat bahwa unsur Zn mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2. Apabila kedua reaksi setengah digabungkan menjadi satu kesatuan reaksi redoks yang lengkap, persamaan reaksi menjadi:

Cu2+(aq) + 2e–  → Cu(s)

Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e

Cu2+(aq) + Zn(s) → Cu(s) + Zn2+(aq)

Secara utuh, reaksi lengkap di atas menunjukkan bahwa ion Cu2+ mengoksidasi logam Zn. Dengan demikian, kita menyebut Cu2+ sebagai pengoksidasi (oksidator). Sementara itu, logam Zn mereduksi ion Cu2+. Maka, Zn adalah pereduksi (reduktor). Dalam reaksi setengah masing-masing, Cu2+ yang bertindak sebagai oksidator pada reaksi lengkap, adalah reaktan yang mengalami reduksi. Sedangkan Zn yang bertindak sebagai reduktor pada reaksi lengkap, adalah reaktan yang mengalami oksidasi. Kesimpulannya, agar lebih mudah mengingat, kita dapat menggunakan prinsip berikut untuk menentukan reduktor dan oksidator, yaitu:

Pelaku mengalami yang sebaliknya

Dalam banyak aplikasi stoikiometri, penyetaraan reaksi menjadi aspek penting yang menentukan penyelesaian suatu soal, tidak terkecuali reaksi redoks. Berbeda dengan reaksi nonredoks, penyetaraan dalam reaksi redoks memerlukan langkah khusus agar lebih mudah. Secara umum, penyetaraan reaksi redoks dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu metode bilangan oksidasi atau perubahan bilangan oksidasi (PBO) dan metode ion elektron (setengah reaksi).

  1. METODE BILANGAN OKSIDASI (PERUBAHAN BILANGAN OKSIDASI/PBO)

Metode bilangan oksidasi adalah cara menyetarakan reaksi redoks dengan menentukan kesetaraan perubahan bilangan oksidasi spesi-spesi yang mengalami perubahan bilangan oksidasi. Perhatikan contoh reaksi berikut beserta langkah-langkah dalam penyetaraan reaksi redoks menggunakan metode PBO!

MnO4(aq) + C2O42-(aq) → Mn2+(aq) + CO2(g) (suasana asam)

  1. Tentukan unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi (biloks), dan tentukan berapa biloksnya pada ruas kiri dan kanan.

Pada reaksi di atas, yang mengalami perubahan biloks adalah unsur Mn dan C. Biloks Mn berubah dari +7 pada ruas kiri menjadi +2 pada ruas kanan, sedangkan biloks C berubah dari +3 pada ruas kiri menjadi +4 pada ruas kanan.

(+7)              (+3)                 (+2)          (+4)

MnO4(aq) + C2O42-(aq) → Mn2+(aq) + CO2(g)

  1. Pastikan unsur-unsur yang mengalami perubahan biloks berjumlah setara di ruas kiri dan kanan: tambahkan koe sien reaksi yang sesuai.

Pada reaksi tersebut, unsur Mn sudah memiliki jumlah yang sama di ruas kiri dan kanan. Untuk unsur C, kita perlu menambahkan koe sien 2 pada CO2 di ruas kanan.

(+7)           (+3)                   (+2)            (+4)

MnO4(aq) + C2O42-(aq) → Mn2+(aq) + 2CO2(g)

  1. Hitung perubahan biloks dari unsur-unsur yang mengalami perubahan biloks: selisih total biloks pada ruas kiri dengan total biloks pada ruas kanan.

Total perubahan biloks Mn adalah (+2) – (+7), yaitu –5. Sedangkan total perubahan biloks C adalah (2 × (+4)) – (2 × (+3)), yang sama dengan (+8) – (+6), yaitu +2.

1

  1. Setarakan perubahan biloks reduksi dengan oksidasi: jumlah kenaikan biloks harus sama dengan jumlah penurunan biloks.2
  2. Berikan koe sien yang sesuai dengan hasil penyetaraan yang dilakukan pada langkah 4.

2MnO4(aq) + 5C2O42-(aq) → 2Mn2+(aq) + 10CO2(g)

  1. Apabila ada perbedaan jumlah atom oksigen di ruas kiri dengan kanan, tambahkan H2O pada ruas yang kekurangan oksigen, sejumlah kekurangannya. Sampai pada langkah 5, kita melihat bahwa ruas kanan kekurangan 8 atom oksigen dari ruas kiri, sehingga kita menambahkan 8H2O pada ruas kanan.

    2MnO4(aq) + 5C2O42-(aq) → 2Mn2+(aq) + 10CO2(g) + 8H2O

  2. Suasana Asam: Setelah menambahkan H2O pada ruas yang kekurangan jumlah atom oksigen sebanyak kekurangannya, selanjutnya tambahkan ion H+ pada ruas lainnya sebanyak 2× jumlah H2O yang ditambahkan pada langkah 6. Suasana Basa: Tambahkan H2O pada ruas yang kekurangan jumlah atom oksigen dan ion H+ di ruas lainnya seperti pada suasana asam. Kemudian, tambahkan ion OH- di ruas kiri dan kanan, sama banyaknya dengan ion H+ yang ada. Selanjutnya, ion H+ dan OH- yang berada di ruas yang sama akan menjadi H2O. Hitung selisih H2O pada kedua ruas. Pada akhirnya, akan tersisa ion OH- di salah satu ruas. Karena reaksi antara ion permanganat dan ion oksalat terjadi pada suasana asam, maka kita akan mengikuti langkah penyetaraan untuk suasana asam.

    2MnO4(aq) + 5C2O42-(aq) + 16H+  → 2Mn2+(aq) + 10CO2(g) + 8H2O

  3. Apabila ada spesi-spesi lain yang tidak terlibat pada reaksi redoks, pastikan mereka juga sudah setara.

  4. Cek kesetaraan reaksi dengan menghitung: 1) jumlah atom ruas kiri telah sama dengan ruas kanan, 2) jumlah muatan ruas kiri telah sama dengan ruas kanan. Setelah menghitung jumlah atom dan muatan kedua ruas yang sudah setara, maka hasil penyetaraan reaksi di atas adalah :

    2MnO4(aq) + 5C2O42-(aq) + 16H+  → 2Mn2+(aq) + 10CO2(g) + 8H2O

     

    B. METODE ION ELEKTRON (SETENGAH REAKSI)

Metode ion elektron atau setengah reaksi adalah metode penyetaraan reaksi redoks dengan cara memisahkan reaksi setengah reduksi dengan reaksi setengah oksidasi, kemudian penyetaraan dilakukan dengan menyamakan jumlah elektron yang muncul pada masing-masing reaksi setengah. Kita akan menggunakan kembali reaksi redoks antara ion permanganat dan ion oksalat untuk memahami langkah-langkah penyetaraan dengan metode setengah reaksi.

MnO4(aq) + C2O42-(aq) → Mn2+(aq) + CO2(g) (suasana asam)

 

For the complete document, click link below :

Kimia Fun – Reaksi Redoks

 

Advertisements
Posted in Education, Uncategorized

Kimia Fun : Kimia Unsur

KELIMPAHAN UNSUR-UNSUR DI ALAM

1. Struktur Lapisan Bumi

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia membutuhkan senyawa-senyawa kimia yang tersedia di bumi. Senyawa-senyawa tersebut dapat berasal dari kerak bumi dan atmosfer. Bumi terdiri atas lapisan-lapisan dengan karakteristik yang khas, yang berasal dari kandungan utama pada lapisan tersebut, yang secara umum dibagi menjadi lima bagian. Dari bagian terluar hingga yang terdalam, bumi terdiri atas atmosfer yang tersusun dari campuran berbagai gas, hidrosfer yang komponen utamanya adalah air, litosfer, mantel, dan inti bumi.

2. Komposisi Lapisan Bumi

  1. Atmosfer

Atmosfer merupakan lapisan yang berwujud gas dengan ketebalan 1.100 km dan lebih dari separuh gas penyusun  atmosfer  terkonsentrasi  pada  hingga  ketinggian 5,6 km. Kandungan gas di atmosfer semakin menipis pada ketinggian yang semakin meningkat. Gas-gas dengan massa terendah, seperti gas helium dan hidrogen, terkonsentrasi di bagian luar. Gas-gas dengan massa yang lebih besar berada lebih dekat dengan bumi karena pengaruh gravitasi bumi. Tabel berikut adalah komposisi gas pada atmosfer bumi.

 

 

No.

Gas Penyusun Atmosfer

 

Kadar (%)

Nama

Rumus Molekul

1

Nitrogen

N2

78,08

2

Oksigen

O2

20,95

3

Argon

Ar

0.934

4

Karbon dioksida

CO2

0,0314

5

Neon

Ne

0,00182

6

Helium

He

0,000524

7

Kripton

Kr

0,000114

8

Hidrogen

H2

0,00005

9

Xenon

Xe

0,000008

10

Gas-gas lain

CO, NO, SO2, dll.

< 0,002

2. Hidrosfer

Hidrosfer adalah lapisan cair (air), termasuk lautan, yang menutupi sekitar 70% bumi. Hidrosfer mengandung air yang melarutkan berbagai senyawa dan ion yang merupakan sumber bahan kimi untuk industri, seperti ion nartrium dan ion klorida pada senyawa garam dapur (NaCl), ion magnesium, ion kalsium, ion bromida, dan sebagainya. Kedalaman laut diperkirakan lebih dari 3000 m.

  1. Litosfer

Litosfer disebut juga kerak bumi dengan ketebalan 100 km. Berbagai mineral dan bijih tambang terdapat di litosfer. Mineral adalah senyawa yang berwujud padat dengan komposisi kimia tertentu mengandung logam, sedangkan bijih adalah senyawa logam yang dapat dimanfaatkan secara ekonomis sebagai sumber suatu logam. Tabel berikut memberikan contoh beberapa jenis mineral dan contohnya.

Tipe Mineral

Contoh

Karbonat

BaCO3 (wiserit), CaCO3 (kalsit/batu kapur), MgCO3 (magnesit), CaCO3.MgCO3 (dolomit), PbCO3 (serusit),  ZnCO3 (smitsonit)

Halida

CaF2 (fluorit), NaCl (halit), KCl (silvit), Na3AlF6 (kriolit)

Tipe Mineral

Contoh

Oksida Al2O3.2H2O (bauksit), Al2O3  (korundum), Fe2O3  (hematit), Fe3O4
  (magnetit), Cu2O (kuprit), MnO2  (pirolusit), SnO2  (kasiterit), TiO2
  (rutil), ZnO (zinkit)
Fosfat Ca3(PO4)2 (batu fosfat), Ca5(PO4)3OH (hidroksiapatit)
Silikat Be3Al2Si6O18  (beril), ZrSiO4  (sirkonit), NaAlSi3O8  (albit), Mg(Si4O10)
  (OH)2 (talk)
Sul da Ag2S (argentit), CdS (grenokit), Cu2S (kalkosit), FeS2  (pirit), HgS
  (sinabar), PbS (galena), ZnS (sfalerit)
Sulfat BaSO4  (barit), CaSO4  (anhidrit), PbSO4  (anglesit), SrSO4  (selestit),
  MgSO4.7H2O (epsomit)

Continue reading “Kimia Fun : Kimia Unsur”

Posted in Education, Uncategorized

Makalah Sejarah Wajib : ASEAN

 

ASEAN-LOGO

  1. Latar Belakang Terbentuknya ASEAN

       Negara-negara  yang  termasuk  dalam  wilayah  Asia  Tenggara  adalah  Indonesia, Malaysia, Filiphina, Myanmar, Singapura, Brunei  Darussalam, Thailand, Vietnam, Kampuchea, dan  Laos.

       Letak  Asia  Tenggara  sangat  strategis. Kekayaan  alamnya  sangat  melimpah. Ini  membuat  bangsa  lain  menjadi  iri  dan  ingin  menguasainya. Buktinya, sejak  abad  ke-15  bangsa  Eropa  sudah  mengacak-acak  Asia  Tenggara. Spanyol, Portugis, Inggris, Prancis, Amerika  Serikat, dan  Belanda  ke  Asia  Tenggara  tidak  hanya  ingin  berdagang. Penjajahan  bangsa  Inggris  atas  Malaysia, Singapura, Myanmar, dan  Indonesia; Penjajahan  bangsa  Spanyol  dan  Amerika  Serikat  atas  Filipina; penjajahan  bangsa  Belanda  atas  indonesia; penjajahan  bangsa  Prancis  atas  laos, Kampuchea, dan  Vietnam; serta  penjajahan  bangsa  Portugis  atau  Timor-Timur  adalah  contoh  nyata  betapa  besar  keinginan  bangsa  Eropa  dan  Amerika  menguasai  Asia  Tenggara.

       Negara-negara  yang  dijajah  tersebut  akhirnya  dapat  melepaskan  diri  dari  penjajahan. Mereka  merasa  senasib  dan  memiliki  banyak  persamaan. Persamaan-persamaan  tersebut  menimbulkan  perasaan  setia kawan. Akhirnya, ada  lima  negara  di  wilayah  Asia  Tenggara  sepakat  untuk  membentuk  sebuah  organisasi. Kelima  negara  tersebut  adalah  Indonesia, malaysia, Thailand, Singapura, dan  Filipina.

Pada tanggal 8 Agustus 1967 kelima Negara tersebut mengadakan pertemuan di tepi Pantai Bangsaem, Bangkok, Thailand. Pertemuan tersebut di hadiri oleh lima orang yang merupakan wakil dari lima Negara. Kelima orang tersebut sebagai berikut :

  1. Adam  Malik; Menteri  Presidium  Urusan  Politik/Menteri  Luar  Negeri  indonesia.
  2. Tun  Abdul  Razak; Wakil  Perdana  Menteri  Pembangunan  Malaysia.
  3. Thanat  khoman; Menteri  Luar  Negeri  Thailand.
  4. S. Rajaratnam; Menteri  Luar  Negeri  Singapura.
  5. Narciso  Ramos, Menteri  Luar  Negeri  Filipina.

Pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand dan melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh Menteri Luar Negeri Filiphina, Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura, maka di bentuklah sebuah organisasi, yaitu ASEAN (Association of South East Asian Nation).

Untuk makalah lebih lengkapnya, dapat di unduh : Sejarah_ASEAN

 

Posted in Education, Uncategorized

Makalah Fisika : Alat-alat Optik (Pdf)

          Kemajuan teknologi telah membawa dampak yang positif bagi kehidupan manusia, berbagai peralatan elektronik diciptakan untuk dapat menggantikan berbagai fungsi organ atau menyelidiki fungsi dan penyimpangan pada organ tubuh manusia. Salah satunya adalah kamera. Kemajuan teknologi telah merevolusi berbagai alat elektronik dari ukuran besar menjadi ukuran yang sangat kecil. Teknologi ini dikenal dengan teknologi nano (teknologi nano adalah teknologi yang bergerak atau dibuat dalam scala nanometer).

 

Alat optik adalah alat-alat yang salah satu atau lebih komponennya menggunakan benda optik, seperti: cermin, lensa, serat optik atau prisma. Prinsip kerja dari alat optik adalah dengan memanfaatkan prinsip pemantulan cahaya dan pembiasan cahaya. Pemantulan cahaya adalah peristiwa pengembalian arah rambat cahaya pada reflektor. Pembiasan cahaya adalah peristiwa pembelokan arah rambat cahaya karena cahaya melalui bidang batas antara dua zat bening yang berbeda kerapatannya.

Untuk lebih lanjut mengenai Alat-alat optik.

Adik-adik, teman-teman, dan para pembaca lainnya. Bisa nih download filenya disini.

Klik : Makalah Alat-alat Optik

 

Semoga bermanfaat ya. Dan jangan lupa komen-komen jika memang membantu ^^

Posted in Education, Uncategorized

Materi Kuliah Mekanika (II)

Untuk Bab 2 :

BAB 2

Gerak Vertikal ke Atas, Gerak Jatuh Bebas,

Gerak Melingkar dan Gerak Rotasi

 

Materi

  1. Gerak naik vertikal
  2. Gerak jatuh bebas
  3. Gerak melingkar kecepatan tetap
  4. Gerak rotasi

Tujuan

  1. Menjelaskan gerak naik vertikal
  2. Menghitung kecepatan pada gerak naik vertikal
  3. Menjelaskan gerak jatuh bebas
  4. Menghitung kecepatan pada gerak jatuh bebas
  5. Menjelaskan gerak melingkar dengan kecepatan tetap
  6. Menghitung kecepatan pada gerak melingkar
  7. Menjelaskan gerak rotasi
  8. Menghitung kecepatan pada gerak rotasi

Klik Link : Materi Mekanika – Gerak (Bab 2)

Posted in Education, Uncategorized

Materi Kuliah Mekanika

Ini dia, materi mekanika di semester 2  :

Bab 1

Kinematika Gerak

  1. Materi

Jarak posisi/perpindahan, kecepatan rata-rata, percepatan rata-rata, percepatan sesaat, hubungan jarak, kecepatan, percepatan dan waktu.

  1. Tujuan
  2. Menuliskan arti jarak
  3. Menuliskan arti perpindahan
  4. Membedakan jarak dengan perpindahan
  5. Menuliskan rumus perpindahan 2 dimensi dan 3 dimensi
  6. Menuliskan arti kecepatan rata-rata
  7. Menuliskan rumus kecepatan rata-rata
  8. Menuliskan arti kecepatan sesaat
  9. Menuliskan rumus kecepatan sesaat
  10. Menuliskan arti percepatan rata-rata
  11. Menuliskan rumus percepatan rata-rata
  12. Menuliskan arti percepatan sesaat
  13. Menuliskan rumus percepatan sesaat
  14. Menuliskan rumus hubungan jarak, kecepatan, percepatan dan waktu
  15. Menghitung posisi/perpindahan 2 dimensi dan 3 dimensi
  16. Menghitung kecepatan rata-rata
  17. Menghitung kecepatan sesaat
  18. Menghitung percepatan rata-rata
  19. Menghitung percepatan sesaat
  20. Menghitung waktu dengan menggunakan rumus hubungan jarak, kecepatan, percepatan dan waktu.

Klik Link :  Materi Mekanika – Kinematika Gerak

Posted in Education, Uncategorized

Harapan

q6-c-wl1

“Harapan seperti api lilin kehidupan ditengah gelapnya malam. Ia menjadi imaji, pemantik terang, dan penenang sukma. Dengan harapan, semua manusia menambah keberaniannya. Dan dengan harapan pula, manusia percaya pada cita-cita. Harapan mengubah ketidakpastian menjadi peluang. Harapan juga yang menggeser paradigma sebuah ketidakmungkinan.” (Ryan Alfian Noor)

HARAPAN
-Untuk A.M. Dg. Miyala

Kerinduanpun tak terjejak
Pada gapai langkahmu
Saat basah cinta yang penuh
Tergelatak di sudut pulau
Pulau yang jauh

Dalam keresahan, kecemasan
Memang banyak kata yang tak sempat terucapkan
Banyak isyarat yang tak sempat tersampaikan

Dan harapan, ibarat
Sungai atau lautan
Yang selalu tak
Terjangkau oleh kita
Bergetar ke ujung tanpa penghabisan

Kairo, 2004

(Dikutip dari buku 200 sajak untuk penyair)

Posted in Education

Modul Bahasa Inggris : Expression

MEMUJI BERSAYAP (EXPRESSION)

Bagaimanakah salah satu cara terbaik memulai percakapan dalam bahasa Inggris? Beri pujian! Katakan pada mereka bahwa Anda menyukai sepatu mereka, lalu bisa berlanjut membicarakan toko yang kalian suka kunjungi. Bukan hanya itu, pujian juga membuat orang senang! Bagaimanakah Anda memuji dalam bahasa Inggris? Berfokuslah pada hal positif di empat area berikut ini.

Kinerja

“You did a great job.” Penutur asli bahasa Inggris biasanya senang memberi pujian kepada orang lain atas kerja mereka yang baik. Hal ini bisa berlaku untuk pekerjaan, olahraga, sekolah, hobi – aktifitas apapun yang dilakukan seseorang dengan baik. Sebagai contoh, rekan kerja Anda melakukan presentasi dengan sangat baik, dan Anda tahu dia telah bekerja keras untuk presentasi tersebut. Anda bisa bilang, “You did a great job on the presentation.” Atau, “I liked the way you gave the presentation.” Apapun situasinya, cara termudah memuji kinerja seseorang adalah dengan menyatakan bahwa orang tersebut telah melakukannya dengan baik: “You played a great game today.” “You wrote a clear report.” “Your speech was excellent.”

Penampilan

Sangat wajar untuk memuji rambut atau pakaian seseorang. Mulai pujian tersebut dengan b>I like atau I love. Misalnya, jika seseorang baru potong rambut, Anda bisa bilang “I like your haircut.” Atau, “I love your hair today,” jika mereka menata rambutnya dengan berbeda. Anda juga bisa memberi pujian tentang pakaian mereka dengan cara yang sama: “I like your skirt.” Cara yang bagus untuk melanjutkan pembicaraan adalah dengan bertanya “Where did you get it?”

Tapi hati-hati dengan pujian tentang penampilan. Jika seseorang terlihat cantik sekali hari itu, Anda bisa memujinya dengan pernyataan umum: “You look great today!” Tapi jangan memberikan pujian mengenai tubuh seseorang. Jangan katakan “I like your nose,” kecuali Anda sudah benar-benar mengenal mereka dengan baik.

Kepemilikan

Penutur asli bahasa Inggris sering saling memuji atas barang-barang yang mereka miliki. Misalnya, jika seorang rekan kerja datang ke kantor dengan telpon selular baru, Anda dapat mengatakan, “What a cool phone!” Atau jika Anda diundang ke rumah seseorang, sebaiknya Anda memuji aspek tertentu yang Anda sukai. Anda dapat membuat pernyataan umum seperti: “You have a beautiful home.” Atau coba lebih rinci lagi: “I love this couch.”

 

Kualitas

Puji sesorang akan kualitas mereka, Anda bisa mendapatkan teman baru! Misalnya, jika Anda senang rekan Anda selalu terlihat gembira, maka katakan kepada mereka. Bilang, “You are always so happy. It makes my day better!” Pujian ini dapat digunakan untuk kualitas apapun yang Anda hargai dari seseorang. Mungkin Anda sangat menyukai rekan Anda yang sangat rapi dan teratur. Katakan, “I really appreciate how organized you are. I hope to be more organized, too.”

Giving and responding to compliments (Memberi dan menanggapi suatu pujian)

Giving complimentsComments intended response to the work of someone whose only objective was to describe or explain the work of the person. The work referred to here is the work of information, including news, stories, articles, speeches, issues, and so on.

To comment on the issue is not only the origin. Comments can only be delivered if the full information obtained from this problem. Not only that, comments can be submitted only when a logical reason to have a taste or in reason.

If seen from the way penyampainnya, comments were divided two kinds, namely verbal comments and comments in writing. Examples of written comments is often seen on the internet. On the internet media works someone who can not do comments, either orally, in writing only. Later examples of verbal commentary that is often seen is on campus. Students comment on what the faculty, students commented that the group made a presentation to the class, and so on.

How to respond to existing problems procedures. Comments made politely so as not to offend the people who commented. Feedback or comments are also presented logically and with good reason.

If the views of its kind, the kind of divided into 3 types of comments, such as:

Praise, praise is something the recognition of one’s advantage or benefit of a work. Praise is an appreciation of the worshipers who is credited for his work. Usually this is followed by a word of praise, incredible, wow, etc.

Saran, Saran is the opinion of one of the works created by someone. Provide suggestions on the proposed suggestion of someone who should be considered or reconsidered. Usually followed by the words must, must, etc.

GIVING COMPLIMENTS

            Everyone likes to hear compliments. Compliments make people feel good about themselves, and we all need that at times. Hotel guests and staff are no exceptions. Guests may give hotel staff compliments for the quality of their service, for their English ability, for their appearance in an unique uniform, or for doing something a little extra for the guest.

A hotel staff may give a guest a compliment about how they look in a newly purchased outfit, or for their patience when a problem arises, or for a beautiful new hair style after visiting a beauty parlor. Look at the expressions below that can be used when giving and responding to compliments.

Expression Of Giving Compaliment

Giving Complaiments

—That’s a very nice …(dress).

—Great job on the …(presentation).

—You look very good in … (that new hair-do).

—This dish is delicious, my compliments to the chef.

—That … (tie) looks great on you.

Responses to compliments

—How kind of you to say so.

—Thank you.

—I’m glad you like it.

—It was nothing really. (an expression of modesty and humility)

Learn the expressions used for giving compliments to others. Practice by saying them loudly.

—Your performance on the stage is amazing.

—How wonderful to listen to  your  great voice.

—How mar vellous .

—Great ! (You look great) / Great for  you.

—Terrific ! (Hey, that’s terrific !)

—Fantastic!

—Smashing.

—That’s really remarkable /well  done.

Now, learn the expressions  use for responding to compliments.

—It’s very kind of you to say so.

—Thank you.

—I can say how pleased (delighted) I am.

—I’m delighted  to hear  that.

—Thank for your compliment.

Dialogue

Staff: What a beautiful dress, Mrs. Elliot.

Guest: Thanks, I’m glad you like it.

Staff: Your new hair-do looks absolutely gorgeous, Mrs. Simpson.

Guest: How kind of you to say so.

Guest: My compliments to the chef. This linguine is superb.

Staff: Thank you ma’am. I’ll be sure to let the chef know.

Guest: Your English is very good.

Staff: Thank you very much.

Staff: Excellent game Mr. Johnson. You really gave me a workout.

Guest: Thanks, I guess all those private lessons are finally paying off.

Guest: I really appreciate all the extra work you did on helping us solve that problem. It truly went above and beyond. My compliments to your work ethic.

Staff: Thank you sir, how kind of you to say so.

CONGRATULATION

Congratulation atau ucapan selamat adalah ucapan atau ungkapan yang diberikan kepada orang yang sedang mendapatkan atau mengalami sesuatu (mendapat kebahagiaan). Dalan hal ini tidak terbatas pada mendapatkan jabatan, barang baru saja, tetapi juga termasuk saat seseorang sedang merayakan sesuatu. Ex: sedang merayakan hari besar.

Contoh ucapan selamat dalam bahasa Inggris (Congratulation):

BAHASA INGGRIS

BAHASA INDONESIA

Happy Ied day! Selamat hari raya idul fitri!
Merry Christmas! Selamat hari natal!
Happy new year ! Selamat tahun baru!
Happy feast day ! Selamat hari ramadhan!
Happy anniversary ! Selamat ulang tahun !
Happy birthday! Selamat ulang tahun !
Have a nice sleep! Selamat tidur!
Have a nice dream! Semoga mimpi indah!
Sleep tight! Selamat tidur lelap!
Have a good trip! Selamat berbahagia!
Congratulation! Selamat!
Congratulations on passing your exam! Selamat atas lulusnya ujian anda!
Congratulations on getting a scholarship! Selamat mendapat beasiswa!
Congratulations on your engagement! Selamat bertunangan!
Congratulations on your success! Selamat atas kesuksesan anda!
Congratulations on the birth of your son! Selamat atas lahirnya anak anda!
Congratulations on your promotion ! Selamat atas kenaikan pangkat anda!
Congratulations on getting a new job! Selamat mendapat kerja baru!
Congratulations to you! Saya ucapkan selamat ke[ada anda!
Congratulations on your getting title Selamat atas gelar anda!
I convey my congratulations to you! Saya ucapkan selamat kepada anda!
My heartiest congratulations to you! Ucapan selamatku yang mendalam untukmu!
Congratulations on your appointment as a main director! Selamat atas dipilihnya anda menjadi direktur utama!

 

PERHATIAN (CARE)

A.Pernikahan

Jika dua teman Anda memutuskan untuk tie the knot dan menikah, ini adalah merupakan suatu peristiwa yang berbahagia! Pastikan Anda mengucapkan “Congratulations!” bagi kedua mempelai. Baik saat Anda menghadiri pesta pernikahan atau menulis kartu ucapan, Anda dapat menambahkan, “I wish you the best of happiness in the years to come.”

B.Ulang tahun

Biasanya pada acara ini, sekadar “Happy Birthday!” saja sudah cukup. Sangat umum untuk bertanya kepada yang sedang berulang tahun apakah mereka berencana untuk merayakan ulang tahun mereka: “Are you doing anything special to celebrate?” Ingatlah dalam kebudayaan Barat, Andalah yang mengajak teman yang sedang berulang tahun bersenang-senang di luar – bukan sebaliknya. Juga, hindari menanyakan usia, sebab beberapa orang menganggapnya kurang sopan.

C.Kelahiran seorang putra/putri

Jika bundle of joy baru lahir di dunia ini, ucapkan “Congratulations!” kepada sang orang tua. Jika Anda belum tahu jenis kelamin bayi tersebut, ikuti dengan pertanyaan, “Is it a boy or a girl?” Jika mereka menunjukkan foto, pastikan untuk mengatakan, “She’s adorable!”, “He’s so cute!” atau “She takes after her mother!”

D.Menderita sakit

Jika Anda merasa sedang sakit, selalu menyenangkan untuk mendengar kata-kata tulus “How are you feeling?” Kalimat seperti “Take care of yourself”, “Get well soon!” atau “I hope you feel better soon!” juga sangat patut untuk penyakit yang tidak begitu parah. Jika situasinya lebih serius, Anda mungkin bisa berkata, “My thoughts and prayers are with you.”

E.Kehilangan

Jika seseorang yang Anda kenal mengalami kehilangan orang tercinta, mereka pasti akan mengalami kesedihan yang mendalam. Dalam suasana seperti ini, kata-kata “I’m so sorry to hear about the loss of your loved one (father/mother/brother, etc.)” sangat tepat untuk Anda ucapkan. Anda dapat menambahkan, “If there is anything I can do for you, let me know.”

 

FUTURE TENSES

Simple Future Tense atau Present Future Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang akan terjadi dimasa akan datang.

Rumus dan Contoh Kalimat Simple Future Tense

Mengekspresikan kalimat Simple Future Tense yang menggunakan kata kerja (VERB)

+

Subject + WILL / SHALL + Verb 1 + Object

Subject + WILL / SHALL + NOT + Verb 1 + Object

?

WILL / SHALL + Subject + Verb 1 + Object ?

?

Question Word + WILL / SHALL + Subject + Verb 1 ?

Contoh :

+

She will go to Paris tomorrow.

She will not (won’t) go to Paris tomorrow.

?

Will she go to Paris tomorrow ?

Jawaban: Yes She will, atau She, will not (won’t)

?

When will she go to Paris?

Who will come here?

Mengekspresikan kalimat Simple Future Tense yang tidak menggunakan kata kerja (NON VERB)

+

Subject + WILL / SHALL + be + Non Verb + Object

Subject + WILL / SHALL + NOT + be + Non Verb + Object

?

WILL / SHALL + Subject + be + Non Verb + Object ?

?

Question Word + WILL/SHALL + Subject + be + Non Verb + Object ?

Contoh :

+

He will be alone tomorrow.

He will not (won’t) be alone tomorrow.

?

Will he be alone tomorrow?

Jawaban: Yes he will, atau No, she will not (won’t)

?

When will he be in Las Vegas?

Why will you be here tomorrow night?

Menggunakan “To Be Going To”

Pola kalimat verbal Simple Future Tense dapat diganti dengan kalimat yang menggunakan to be + going to untuk menggantikan shall dan will.

Rumus dan Contoh Kalimat menggunakan “To Be Going To”

+

Subject + To be + going to + Verb 1 + Object

Subject + To be + Not + going to + Verb 1 + Object

?

To be + Subject + going to + Verb 1 + Object ?

?

Question Word + To be + Subject + going to + verb 1 +?

Contoh :

+

I am going to read a newspaper tomorrow.

I am not going to read a newspaper tomorrow.

?

Are you going to read a newspaper tomorrow?

 ?

What are you going to read?

Who is going to come here tomorrow?

Untuk informasi selengkapnya, silahkan baca juga mengenai fungsi dan penggunaan Will and To Be Going To, semoga bermanfaat.

Keterangan waktu untuk Simple Future Tense yang digunakan adalah: 

tomorrow morning, tomorrow night, next week, next year and so on.

Simple Past Tense

Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi dimasa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik. Adapun simple past tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 2.

Rumus Simple Past Tense

Simple past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was, were). Apa itu verb-2? Verb-2 merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan -ed-en-d-t-n, atau -ne untuk regular verb atau bentuk yang tidak konsisten pada irregular verb. [Baca juga: Regular dan Irregular Verb]

Dengan demikian rumus simple past tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.

Jenis Kalimat

Rumus

Contoh Simple Past Tense
positif
(+)
S + Verb-2 (past tense)
S + be(was/were)
The teacher came
I was a stamp collector
negatif
(-)
S + did + not + bare infinitive
S + be(was/were) + not
The teacher didn’t come
I wasn’t a stamp collector
interogatif
(?)
Did + S + bare infinitive
be(was/were) + S
Did the teacher come
Was I a stamp collector

Contoh Simple Past Tense

Beberapa contoh kalimat simple past tense dengan fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut.

Fungsi

Contoh kalimat Simple Past Tense

Simple past tense untuk membicarakan aksi yang terjadi dengan durasi waktu tertentu di masa lampau. For (preposition) dapat digunakan untuk menyatakan periode waktu kejadian. Vina and I went to the Ragunan zoo three months ago.
(Saya dan Vina pergi Ragunan tiga bulan lalu.)
Did he come on time yesterday?
(Apakah dia datang tepat waktu kemarin?)
The party started at 10.00 a.m.
(Pesta mulai jam sepuluh pagi.)
Did you sleep enough last night?
(Apa kamu cukup tidur semalam?)
I studied civil engineering for almost 4 years.
(Saya belajar teknik sipil selama hampir 4 tahun.)
Simple past tense untuk membicarakan kebiasaan pada masa lampau. When (subordinate conjunction) biasanya digunakan pada situasi ini. I often did exercise in the gym when I lived in Bandung.
(Saya sering berlatih di gym ketika tinggal di Bandung.)
When I was a senior high school student, I always got up at 4 am to study.
(Ketika saya sma, saya selalu bangun jam 4 pagi untuk belajar.)
Untuk menunjukkan bahwa ada aksi berdurasi pendek (simple past tense) yang terjadi ketika suatu aksi berdurasi panjang (past continuous tense) sedang berlangsung. I was reading a journal in the library when someone burped out loud.
(Saya sedang membaca jurnal di perpustakaan ketika seseorang bersendawa keras.)
Untuk menunjukkan bahwa suatu aksi (simple past tense) langsung mengikuti aksi yang telah selesai (past perfect tense). I had already finished my breakfast when he picked me up.
(Saya telah sarapan ketika dia menjemput.)
Simple past tense digunakan pada if conditional tipe 2. If she studied hard, she would be pass.
(Jika dia belajar keras, dia akan lulus.)
I would buy a sport car if I had much money.
(Saya akan membeli mobil sport jika punya uang banyak.)

CONTOH SOAL SIMPLE  PAST TENSE

  1. I.      Change the verbs in the brackets into the correct form of Simple Past Tense!
    1. We…..in our garden yesterday. (work)
    2. I…….a cake for my mother’s birthday two days ago.(make)
    3. Yoshiko and I ……by telephone yesterday.(talk)
    4. ……the meeting…..about two hours?(last)
    5. Mrs. Jason…….her son a month ago. (visit)
    6. We both…..the movie last night.(like)
    7. …..you…..very well last night?(sleep)
    8. They…..in the lake last week.(swim)
    9. Ms. Burns……to visit us last night.(come)
    10. …..they……us about their plans for the new home?(tell)
    11. The weather was pleasant, so we…..on our front porch.(sit)
    12. I…..your hat and coat in the next room.(put)
    13. The lesson…….at 09.00 last Monday(start)
    14. I ……at home and……several email messages last night.(stay, write)
    15. He…..Angela on the street yesterday.(see)
    16. Kevin…….his lunch in the cafetaria at noon.(have, not)
    17. ……the man……a lot of water after the race?(drink)
    18. I…….John your message.(give)
    19. Mrs. Reese finally……that beautiful house.(buy)
    20. Anne……the president speech on TV last night.(hear, not)
  1. II.    Answer these questions!
    1. What did you do after school yesterday?
    2. What did you get on your birthday last year?
    3. Were you at home last night?
    4. Did you do your homework yesterday?
    5. Where did you spend your last holiday?

 

Pengertian Past Perfect Tense

Past perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik dimasa lalu sebelum aksi lainnya terjadi. Aksi yang telah selesai dimasa lampau itu dapat terjadi berulang kali maupun hanya sekali. Selain itu, past perfect tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 3 dan reported speech.

Rumus Past Perfect Tense

Past perfect tense dibentuk dengan auxiliary verb “had”, dan past participle (verb-3). Had digunakan baik untuk singular maupun plural subject. Sedangkan past participle dapat berupa irregular maupun regular verb. Dengan demikian rumus past perfect tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.

Kalimat Rumus Past Perfect Tense Contoh Past Perfect Tense
positif (+) S + had + Verb-3/past participle My brother had slept
They had come
negatif (-) S + had + not + Verb-3/past participle My brother hadn’t slept
They hadn’t come
interogatif (?) had + S + Verb-3/past participle Had my brother come
Had they come

Contoh Past Perfect Tense

Beberapa contoh kalimat past perfect tense dengan fungsi-fungsinya dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.

Fungsi

Contoh Kalimat Past Perfect Tense

Past perfect tense untuk mengekspresikan aksi di masa lampau yang telah selesai terjadi sebelum past event lainnya. When he came last night, the cake had run out.
(Ketika dia datang semalam, kue sudah habis.)
The student had gotten a verbal warning before his parents were called.
(Siswa tersebut telah mendapat peringatan verbal sebelum orangtuanya ditelepon.)
I had already had breakfast by the time he picked me up.
(Saya telah sarapan ketika dia menjemput.)
Prior to the proclamation, Indonesia had been colonized by Japan for 3 years.
(Sebelum proklamasi, Indonesia telah dijajah Jepang selama 3 tahun.)
Past perfect tense untuk menunjukkan seberapa sering sesuatu terjadi di masa lampau. I had read the book three times.
(Saya membaca buku itu tiga kali.)
They had met twice before married.
(Mereka bertemu dua kali sebelum menikah.)
Yulia had gone to the gym every two days until 2012.
(Yulia telah pergi ke gym setiap dua hari sampai tahun 2012.)
Past perfect tense digunakan pada reported speech setelah verbs: said, told, asked, thought, wondered. He said that he had listened carefully the instruction.
(Dia mengatakan bahwa dia telah mendengarkan instruksi dengan penuh perhatian.)
I thought he had changed to be better man.
(Saya pikir dia telah berubah menjadi pria yang lebih baik.)
Past perfect tense untuk mengekspresikan harapan/impian yang tidak kesampaian (conditional tipe 3). If he had taken a bath fast, he would have missed the train.
(Jika dia telah mandi cepat, dia tidak akan ketinggalan kereta.)
Rina would been the same level with me if she had studied harder.
(Rina akan berasa pada level yang sama dengan saya jika dia belajar lebih keras.)

Simple Future Tense

Simple future tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana. Adapun simple future tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 1.

Rumus Simple Future Tense

Simple future tense dibentuk dari modal “will” atau “shall” dan bare infinitive (bentuk dasar verb) atau dibentuk dari auxiliary verb “be” (am, is, are) , present participle “going”, dan infinitive.  Apa itu infinitive? Infinitive merupakan bare infinitive yang diawali atau tanpa diawali ”to”.

Dengan demikian rumus simple future tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.

Jenis Kalimat Rumus Contoh Simple Future Tense
positif
(+)
S + will + bare infinitive
S + be(am/is/are) + going + (to) bare infinitive
You will win
They are going to come
negatif
(-)
S + will + not + bare infinitive
S + be(am/is/are) + not + going + (to) bare infinitive
You won’t win
They aren’t going to come
interogatif
(?)
Will + S + bare infinitive
Be(am/is/are) + S + going + (to) bare infinitive ?
Will you win
Are they going to come

Simple Future Tense dan Present Continuous Tense

Present continuous tense (selain verb “go”) dapat juga digunakan untuk menyatakan aksi di masa depan seperti simple future tense:

I’m presenting the weekly report at today’s meeting.

Selain itu, kombinasi auxiliary will dan be+present participle juga dapat digunakan untuk menghindari nada tidak sabar (impatient) atau mendesak (insistent). Kalimat akan terdengar impatient/insistent jika hanya ada “will” (tanpa be+present participle) karena stress (penekanan) hanya terjadi pada kata tersebut.

When will you present it?

When will you be presenting it?

Contoh Simple Future Tense

Beberapa contoh kalimat simple future tense dengan fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut.

Fungsi Contoh kalimat Simple Future Tense
Simple future tense (will) untuk membuat keputusan secara spontan untuk melakukan sesuatu (tanpa rencana). Wait a minute. I will change my clothes.
(Tunggu sebentar. Saya akan mengganti baju.)
You look nervous. I’ll give you a glass of water.
(Kamu tampak cemas. Saya akan memberimu segelas air.)
Simple future tense (will) untuk memerediksi masa depan (tanpa rencana). The doom will not happen in 2014.
(Kiamat tidak akan terjadi pada tahun 2014.)
Which hotels do you think will offer the best service?
(Hotel yang mana yang kamu pikir akan menawarkan pelayanan terbaik?)
He’ll angry.
(Dia akan marah.)
The sandstorm will come.
(Badai pasir akan datang.)
I think he will pass.
(Saya pikir dia akan lulus.)
Present continuous tense digunakan untuk menyatakan arrangement (rencana yang sudah dipikirkan dan dibahas dengan orang lain). I’m visiting South Korea tomorrow.
(Saya akan mengunjungi Korea Selatan besok.)
She’s going to the physiotherapist next monday.
(Dia akan ke fisioterapis senin depan.)
Simple future tense dengan “going+to” untuk menyatakan intention (rencana dimasa depan yang sudah dipikirkan sebelumnya). I’m going to send this letter tomorrow.
(Saya akan mengirimkan surat ini besok.)
He is going to go to French to continue his study.
(Dia akan pergi ke Perancis untuk melanjutkan sekolahnya.)
Simple future tense digunakan untuk membentuk if conditional type 1. I will come if they invite me.
(Saya akan datang jika mereka mengundang saya.)

Pengertian Simple Past Tense

Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi dimasa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik. Adapun simple past tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 2.

Simple Past Tense menggunakan jenis “TO BE 2” and “VERB 2”

TO BE 2 terdiri dari: was & were (untuk selengkapnya, lihat tabel berikut)

I

Was

You

Were

They

We

He

Was

She

It

I

Did / Didn’t

You

They

We

He

She

It

CATATAN:

DID  digunakan pada kalimat tanya.

DID NOT (DIDN’T)  digunakan pada kalimat negatif.

TO BE 2 (Was & Were) digunakan ketika suatu kalimat tidak ada unsur kata kerja (NON VERB)

VERB 2 hanya digunakan pada kalimat positif saja.

Rumus Simple Past Tense

Simple past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was, were). Apa itu verb-2? Verb-2 merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan -ed-en-d-t-n, atau -ne untuk regular verb atau bentuk yang tidak konsisten pada irregular verb. [Baca juga: Regular dan Irregular Verb]

  • Rumus simple past tense

Rumus simple past tense ada 2, yaitu rumus simple past tense (verbal) dan (nominal);

  1. Verbal

(+) S + Verb-2 + O + adverb

(- ) S + did + not + Verb-1 + O + adverb

(?) Did + S + Verb-1 + O + adverb ?

  1. Nominal

(+) S + tobe-2 (was/ were) + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb )

(- ) S + tobe-2 (was/ were) + not + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb )

(?) Tobe-2 (was/ were) + S + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb ) ?

Contoh simple past tense verbal dan nominal;

  1. Verbal

(+) The teacher went to the school yesterday

(- ) The teacher did not go to the school yesterday

(?) Did the teacher go to the school yesterday?

Artinya;

(+) Guru itu pergi ke sekolah kemarin

(- ) Guru itu tidak pergi ke sekolah kemarin

(?) Apakah Guru itu pergi ke sekolah kemarin?

  1. Nominal

(+) He was a scholar

(- ) He was not a scholar

(+) Was He a scholar ?

Artinya;

(+) Dia (laki-laki) adalah seorang sarjana

(- ) Dia (laki-laki) adalah bukan seorang sarjana

(+) Apakah Dia (laki-laki) adalah seorang sarjana?

Note;

Was  : I, He, She, dan It.

Were : You, We, They

Time signal simple past tense

  1. Yesterday = kemarin
  2. Yesterday morning = kemarin pagi
  3. Yesterday afternoon = kemarin siang/ sore
  4. Last night = malam lalu
  5. Last sunday = hari minggu yang lalu
  6. Two days ago = 2 hari yang lalu
  7. A week ago = seminggu yang lalu
  8. In 1999 = pada tahun 1999
  9. The day before yesterday = hari sebelum kemarin, dst.

Dengan demikian rumus simple past tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.

Jenis Kalimat Rumus Contoh Simple Past Tense
positif
(+)
S + Verb-2 (past tense)
S + be(was/were)
The teacher came
I was a stamp collector
negatif
(-)
S + did + not + bare infinitive
S + be(was/were) + not
The teacher didn’t come
I wasn’t a stamp collector
interogatif
(?)
Did + S + bare infinitive
be(was/were) + S
Did the teacher come
Was I a stamp collector

Contoh Simple Past Tense

Beberapa contoh kalimat simple past tense dengan fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut.

Fungsi Contoh kalimat Simple Past Tense
Simple past tense untuk membicarakan aksi yang terjadi dengan durasi waktu tertentu di masa lampau. For (preposition) dapat digunakan untuk menyatakan periode waktu kejadian. Vina and I went to the Ragunan zoo three months ago.
(Saya dan Vina pergi Ragunan tiga bulan lalu.)
Did he come on time yesterday?
(Apakah dia datang tepat waktu kemarin?)
The party started at 10.00 a.m.
(Pesta mulai jam sepuluh pagi.)
Did you sleep enough last night?
(Apa kamu cukup tidur semalam?)
I studied civil engineering for almost 4 years.
(Saya belajar teknik sipil selama hampir 4 tahun.)
Simple past tense untuk membicarakan kebiasaan pada masa lampau. When (subordinate conjunction) biasanya digunakan pada situasi ini. I often did exercise in the gym when I lived in Bandung.
(Saya sering berlatih di gym ketika tinggal di Bandung.)
When I was a senior high school student, I always got up at 4 am to study.
(Ketika saya sma, saya selalu bangun jam 4 pagi untuk belajar.)
Untuk menunjukkan bahwa ada aksi berdurasi pendek (simple past tense) yang terjadi ketika suatu aksi berdurasi panjang (past continuous tense) sedang berlangsung. I was reading a journal in the library when someone burped out loud.
(Saya sedang membaca jurnal di perpustakaan ketika seseorang bersendawa keras.)
Untuk menunjukkan bahwa suatu aksi (simple past tense) langsung mengikuti aksi yang telah selesai (past perfect tense). I had already finished my breakfast when he picked me up.
(Saya telah sarapan ketika dia menjemput.)
Simple past tense digunakan pada if conditional tipe 2. If she studied hard, she would be pass.
(Jika dia belajar keras, dia akan lulus.)
I would buy a sport car if I had much money.
(Saya akan membeli mobil sport jika punya uang banyak.)

Pengertian Present Perfect Tense

Present perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu aksi atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang.

Rumus Present Perfect Tense

Present perfect tense dibentuk dengan auxiliary verb “have” atau “has”, dan past participle (verb-3). Have digunakan untuk Iyoutheywe, sedangkan has untuk hesheit, dan orang ketiga tunggal. Sedangkan past participle dapat berupa irregular maupun regular verb.

Present Perfect Tense menggunakan jenis “TO BE 3” and “VERB 3”

TO BE 3 adalah: been (untuk selengkapnya, lihat tabel berikut)

I

Been

You

They

We

He

She

It

I

Have

You

They

We

He

She

It

Has

CATATAN:

TO BE 3 (been) digunakan ketika suatu kalimat tidak ada unsur kata kerja (NON VERB).

Untuk semua jenis kalimat, baik positif, negatif, atau kalimat tanya pada Present Perfect Tense menggunakan VERB 3.

Dengan demikian rumus present perfect tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.

Kalimat Rumus Contoh Present Perfect Tense
positif
(+)
S + aux. verb(have/has) + V-3/past participle I have read
He has left
negatif
(-)
S + aux. verb(have/has) + not + V-3/past participle I have not read
He hasn’t left
interogatif
(?)
aux. verb(have/has) + S + V-3/past participle Have I read
Has he left

  • Rumus simple present perfect tense; 
  1. Rumus Bentuk Verbal Sentence

(+) S + HAVE/HAS + V3 + O + ADV

(- ) S + HAVE/HAS + NOT + V3 + O + ADV

(? ) HAVE/HAS + S + V3 + O + ADV?

Contoh;

(+) She has written a letter since 2 days

(- ) She has not written a letter since 2 days

(?) Has she written letter since 2 days?

  1. Rumus Bentuk Nominal Sentence

(+) S + HAVE/HAS + BEEN + COMPLEMENT (ANA)

(+) S + HAVE/HAS + NOT + BEEN + COMPLEMENT (ANA)

(+) HAVE/HAS + S + BEEN + COMPLEMENT (ANA) ?

Contohnya;

(+) They have been here for two hours

(+) They have not been here for two hours

(+) Have they been here for two hours

 

  • Fungsi Present Perfect Tense

Menyatakan suatu kegiatan yang baru saja terjadi hingga hasilnya atau akibatnya dari tindakan tersebut masih dapat dilihat hingga saat dibicarakan, contohnya:

She has written a letter.

Artinya: dia sudah menulis surat.

Menyatakan suatu kegiatan yang telah selesai pada saat yang tidak tertentu diwaktu lampau, tetapi waktu terjadi peristiwa tersebut tidak dipentingkan. Yang paling penting adalah hasil dari perbuatannya sekarang, contohnya:

She has locked the door, and now we can’t open it.

Artinya: dia sudah mengunci pintu, dan sekarang kita tidak dapat membuka pintunya.

Menyatakan suatu kegiatan yang telah terjadi tetapi waktu terjadinya persitiwa tersebut belum selesai, contohnya:

I have written this letter this week.

Artinya: Saya sudah menulis surat ini pada minggu ini (tidak tepat kapan hari/jam pebuatannya).

Menyatakan suatu kegiatan ulangan yang tidak tertentu sebelum sekarang. Pada umunya bentuk kalimat ini sering diikuti oleh before, ever, already, never, yet, contohnya:

I have heard this before.

Artinya: saya sudah mendengar ini sebelumnya.

Menyatakan suatu kegiatan yang telah terjadi di masa lampau dan masih terjadi pada saat sekarang dan akan datang, contohnya:

I have been here since yesterday.

Artinya: saya sudah di sini sejak kemarin (dan sampai sekarang masih tetap disini/ di lokasi yg sama).

Menunjukkan suatu kegiatan yang selesai dalam waktu singkat. Pada umumnya digunakan kata-kata at last, finally, just, contohnya:

I have just met him.

Artinya: saya sudah (baru saja) bertemu dia.

Keterangan waktu untuk Present Perfect Tense  yang digunakan adalah:

since yesterday, since two days ago, since last week, for three days, for three weeks, and so on.

Time Signal of present perfect tense;

  • Once = satu kali
  • Twice = dua kali
  • Three times = tiga kali
  • Many times = banyak kali
  • Several times = beberapa kali
  • This week = minggu ini
  • Already = sudah
  • Just = baru saja
  • Not yet = belum
  • As yet = sampai sekarang
  • So far = hingga sekarang
  • Up to the present time = hingga sekarang
  • Lately = akhir-akhir ini
  • Lecently = baru-baru ini

DESCRIPTIVE TEXT

Pengertian

Descriptive Text merupakan jenis teks yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dalam menggambarkan benda, tempat, manusia, hewan dan lain sebagainya. Descriptive Text adalah sebuah teks bahasa Inggris untuk mengggmbarkan seperti apa benda atau mahluk hidup yang kita deskripsikan, baik secara kenampakan, bau, suara, atau tekstur dari benda atau makhluk hidup tersebut.

Tujuan Komunikatif Descriptive Text

Tujan Komunikatif dari Descriptive Text adalah untuk menggambarkan dan mengungkapkan ciri-ciri dari benda, tempat, atau mahluk tertentu secara umum, tenpa adanya riset atau peneilitan secara mendalam dan menyuluruh.

 Generic Structure

Di setiap Descriptive Text terdapat dua bagian yang menjadi ciri dari Descriptive Text itu sendiri. Kedua bagian tersebut adalah:

  • Identification 
    Idnetification adalah bagian dari Descriptive Text yang berisi tentang topik atau “apa” yang akan digambarkan atau dideskripsikan.
  • Description 
    Description adalah bagian terakhir dari Descriptive Text yang berisi tentang pembahasan atau penggambaran tentang topik atau “apa” yang ada di Identification mengenai kenampakan fisik, kualitas, perilaku umum maupun sifat-sifatnya.

Ciri Kebahasan Descriptive Text

  • Descriptive Text menggunakan Present Tense, misalnya: go, eat, fly, etc.
  • Descriptive Text menggunakan berbagaimacam Adjectives (kata sifat) yang bersifat Describing (mengambarkan), Numbering (Menomerkan), dan Classifying (mengklasifikasikan), misalnya: two strong legs, sharp white fangs, etc.
  • Descriptive Text menggunakan Relating Verbs untuk memberikan informasi tentang subjek, misalnya: my mum is realy cool, it has very thick fur, etc.
  • Descriptive Text menggunakan Thinking Verbs (kata kerja berfikir, seperti belive, think, etc.) dan Feeling Verbs (kata kerja perasa, seperti feel)untuk mengungkapkan pandangan pribadi penulis tentang subjek, misalnya: police believe the suspect is armed, I think it is a clever animal, etc.
  • Descriptive Text juga menggunakan Adverbs (kata keterangan) untuk memberikan informasi tambahan mengenai perilaku atau sifat (Adjective) yang dijelaskan, misalnya: it is extremely high, it runs definitely past, etc.

Contoh Descriptive Text:

MOTHER

My mother is a beautiful person. She is not tall but not short, and she has curly hair and brown. Her eyes color are like honey and her color skin color light brown, and she has a beautiful smile. Her weight likes 120 lbs.

She is a very kind person. She is very lovely, friendly, patient, and she loves to help people. I love my mom, because she is a good example to me. She loves being in the Church, and she loves sing and dance too.

She is a very good child, wife and mother. She always takes care of her family. She likes her house to be clean and organized. She a very organized person, and all things in the house are in the right place. She doesn’t like messes.

She always has a smile on her face. She is so sweet and lovely. I like when I am going to sleep or went I wake up or when I am going to go to some places, she always give me a kiss, and when the family have a problem she always be with us to helps us and to give us all her love.

PANDA

Have you ever wathc the cartoon movie “Kung fu Panda“?  But the Panda that would be described below is not the Panda who can do Kung fu like in that movie. Pada is the icon of the Chinese country becasue its unik. Here are the desciption about Panda.

Giant pandas are bear-like in shape with striking black and white markings. The “Giant” Pandas are hardly “Giants”. It would take about forty (40) giant pandas to weigh as much as one elephant. Adult giant pandas have a length of 160 to 180 centimeters (5 1/4 to 6 feet). The weight of an adult male giant panda is normally between 80 and 125 kilograms (176 and 276 pounds) with males typically weighing about 10% to 20% more than females — about the same size as theAmerican black bear. However, unlike the black bear, giant pandas do not hibernate and cannot walk on their hind legs.Giant panda bears have a massive head, heavy body, short tail (approximately 5 inches), rounded ears and plantigrade feet (i.e., both heel and toe make contact with the ground when walking in a manner similar to humans).

The throat of the giant panda has an esophagus with a tough, horny lining to protect the bear from injury by bamboo splinters. The stomach is similarly protected with its thick muscular wall linings.Giant pandas have forepaws which are extremely flexible. They have an enlarged wrist bone (the radial sesamoid) that works in the manner of an opposable thumb. This highly functional thumb allows the panda to manipulate bamboo stems and leaves, with dexterity and precision. The hind feet of the giant panda lacks the heel pad found in the other seven bear species.

The basic fur color of the giant panda is white with black eye patches, ears, legs, feet, chest, and shoulders. White areas are different shades of white from pure white to orangish or a light brown. Within its natural environment (the deep forest and, at upper elevations, snow androck), its mottled coloringprovides camouflage. There is also speculation that its striking color pattern may be a clear message to other pandas to stay away since the giant panda is an extremely solitary animal.The fur of the giant panda is thick and coarse. It consists of a coarse outer layer and a very dense, wooly-like underfur. To the touch, the fur feels oily. This oily protective coating helps protects pandas from the cool and damp climate in which the bear lives.

Giant pandas generally move in a slow, determined manner. When startled, they will move at a slow trot to escape danger. Giant pandas, with their sharp claws, are capable of climbing trees very easily. Giant panda cubs are born weighing 3 to 5 ounces or about 4-5 grams each (1/900th of the mother’s weight) The cubs are born blind and hairless. At about 10 days the skin where the black hair will eventually grow turns gray.

ANNOUNCEMENT

Pengertian Announcement

Announcement berasal dari kata announce; dalam bahasa Inggris kata kerja announce bermakna “make a formal public declaration about a fact, occurrence, or intention. Jadi bisa dikatakan “announcement” bermakna pemberitahuan fakta, kejadian atau niat, baik tertulis atau terucap yang disampaikan kepada publik.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat beberapa contoh announcement text berikut ini :

Contoh Announcement – Pengumuman Lomba Sekolah

English Speech Contest

For all students of SMAN Englishindo, we announce English Speech Contest..

Time : Saturday, 22 March 2012

Place : Hall of SMAN Englishindo

Each class should register at least one student with one of these following topics :

  • The Advantage of Learning English
  • The Difficulties of Learning English
  • The Effective Ways of Learning English

For further information, visit the committee of this English Speech Contest in ENGLISHINDO.COM

Contoh Announcement – Pengumuman Beasiswa

SMAN Englishindo gives a scholarship for 100 students of Junior High School. The following requirements should be noticed :

– High interest in English and Maths

– Certified for IT course, including Office, Photoshop, Coreldraw, Autocad.

It is also allowed for Headmaster of the school to give recommendation letter to make the grantee accepted.

For further details, visit our blogsite at Englishindo.com

Contoh Announcement – Pengumuman Reuni Sekolah

SMAN Englishindo will be having a Grand Alumni Homecoming on December 7, 2012 at 2:00 pm at Gajah Mungkur Hotel and Restaurant as the celebration of 10th Foundation Anniversary of SMAN Englishindo.

On this regard, we are cordially inviting you to attend the said affair to meet your old friends, classmates, acquaintances and teachers, reminiscing memorable experiences and sharing stories of success and most specially to renew our commitment to the noble ideals of our beloved Alma Mater.

The registration charges are Rp. 250.000,- per person payable at the venue. These charges include Alumni T-shirt, Alumni ID, Alumni souvenir, dinner, live band and raffle draws.

For further inquiries, please contact our Alumni Secretariat at (021) 237-2383 or text us at 08173445631. We look forward to your presence in this once a year celebration.

Contoh Announcement – Pengumuman Pergantian Nama Perusahaan

  1. ENGLISHINDO

is now called

  1. JAVENGLISHINDO

…and I bet you can guess why!

We produce the best spoken English Indonesian software in the region, and now we’ve built our own English – Javanese Dictionary for your PC and even watch. Is it amazing?

That means you can use our free English – Javanese Dictionary for your Pocket Compter, Notebook, Ipad, and your watch. Just Free to use for 30 days our dictionary. For further information, just visit our simple blogsite at Englishindo.com

 

TEKS NARRATIVE

Pernahkah anda mendengar cerita legenda ataupun cerita khayalan seperti Snow White, Ciderella dan lainnya? jika sudah pernah berarti anda juga sudah pernah membaca  . Namun kali ini saya akan membagikan pengertiannya saja tak sampai dengan contoh dari Narrative .

Biasanya Narrative berbentuk cerita legenda, dongeng bahkan fabel serta berupa cerita fiksi (khayalan).Pada umumnya memang narative text menjurus pada cerita lampau yang sudah terjadi dan biasanya menggunakan awalan kata Once upon a time.

Narrative text dapat disimpulkan bahwa Narrative text adalah text yang berisi cerita baik tertulis maupun tidak tertulis dan terdapat rangkaian peristiwa yang salaing terhubung. Narrative text atau teks narative biasanya berisi cerita fiktif, dongeng, fabel, mitos, dll.

Tujuan Narrative Text

Disebutkan bahwa Narrative text is an imaginative story to entertain people (text narasi adalah cerita text imajinatif yang bertujuan untuk menghibur orang) atau biasanya bisa dibilang Narrative text bertujuan untuk menghibur pembaca (to entertain the reader).

Generic Structure dari Narative text

  • Orientationit is about the opening paragraph where the character  of the story are introduce. (Berisi pen.genalan tokoh , tempat dan waktu terjadinya cerita siapa atau apa kapan dan dimana)
  • Complication : Where tre problem in the story developed (ketika permasalahan muncul/mulai terjadi dan berkembang).
  • Resolution : Where the problem in the story solved (Ketika permasalahan selesai baik happy ending maupun bad ending).

Biasanya Narative text menggunakan tenses :

  1. Past perfect
  2. Past Continous
  3. Past perfect Continous

 

Ciri Kebahasan Narrative Text

Pada Narrative Text, terdapat beberapa ciri-ciri antara lain sebagai berikut :

  • Mengunakan Action Verb dalam bentuk Past Tense. Misalnya : Climbed, Turned, Brought, dsb.
  • Menggunakan Nouns tertentu sebagai kata ganti orang, hewan dan benda tertentu dalam cerita. Misalnya : the king, the queen, dsb.
  • Menggunakan Adjectives yang membentuk noun phrase. Misalnya : long black hair, two red apples, dsb.
  • Menggunakan Time Connectives dan Conjunctions untuk mengurutkan kejadian-kejadian. Misalnya : then, before, after, soon, dsb.
  • Menggunakan Adverbs dan Adverbial Phrase untuk menunjukkan lokasi kejadian.

 

Ciri-ciri narrative text:

Dari sudut pandang fitur bahasa, teks naratif memiliki ciri khas antara lain sebagai berikut:

  1. Partisipan yang specific dan sering individual
  2. Banyak action verbs ( material processes), dan ada juga yang menggunakan verbal and mental processes.
  3. Biasanya menggunakan Past tense.
  4. Banyak menggunakan lingking Words yang berkenaan dengan waktu.
  5. Sering memasukkan dialog, dan tense akan mungkin berubah.
  6. Descriptive language digunakan untuk menciptkan imaji dibenak pembaca.
  7. Dapat ditulis sebagai orang pertama (1), atau ketiga ( he, she, they ).

Contoh Text Narrative

Story of Rabbit and Bear

Once upon a time, there lived as neighbours, a bear and a rabbit. The rabbit is a good shot. In contrary, the bear is always clumsy ad could not use the arrow to good advantage.

One day, the bear called over the rabbit and asked the rabbit to take his bow and arrows and came with bear to the other side of the hill. The rabbit was fearing to arouse the bear’s anger so he could not refuse it. He consented and went with the bear and shot enough buffalo to satisfy the hungry family. Indeed he shot and killed so many that there was lots of meat left after the bear and his family had loaded themselves and packed all they could carry home.

The bear was very gluttonous and did not want the rabbit to get any of the meat. Th e rabbit could not even taste the blood from the butchering as the bear would throw earth on the blood and dry it up. The poor rabbit would have to go home hungry after his hard day’s work.

The bear was the father of five children. The youngest child was very kind to the rabbit. He was very hearty eater. The mother bear always gave him an extra large piece of meat but the youngest child did not eat it. He would take it outside with him and pretended to play ball with the meat. He kicked toward the rabbit’s house and when he got close to the door he would give the meat with such a great kick. The meat would fly into the rabbit’s house. In this way, the poor rabbit would get his meal unknown to the papa bear.

 

CINDERELLA

Once upon a time, there was a young girl named Cinderella. She lived with her step mother and two step sisters.

The step mother and sisters were conceited and bad tempered. They treated Cinderella very badly. Her step mother made Cinderella do the hardest works in the house; such as scrubbing the floor, cleaning the pot and pan and preparing the food for the family. The two step sisters, on the other hand, did not work about the house. Their mother gave them many handsome dresses to wear.

One day, the two step sister received an invitation to the ball that the king’s son was going to give at the palace. They were excited about this and spent so much time choosing the dresses they would wear. At last, the day of the ball came, and away went the sisters to it. Cinderella could not help crying after they had left.

“Why are crying, Cinderella?” a voice asked. She looked up and saw her fairy godmother standing beside her, “because I want so much to go to the ball” said Cinderella. “Well” said the godmother,”you’ve been such a cheerful, hardworking, uncomplaining girl that I am going to see that you do go to the ball”.

Magically, the fairy godmother changed a pumpkin into a fine coach and mice into a coachman and two footmen. Her godmother tapped Cinderella’s raged dress with her wand, and it became a beautiful ball gown. Then she gave her a pair of pretty glass slippers. “Now, Cinderella”, she said; “You must leave before midnight”. Then away she drove in her beautiful coach.

Cinderella was having a wonderfully good time. She danced again and again with the king’s son. Suddenly the clock began to strike twelve, she ran toward the door as quickly as she could. In her hurry, one of her glass slipper was left behind.

A few days later, the king’ son proclaimed that he would marry the girl whose feet fitted the glass slipper. Her step sisters tried on the slipper but it was too small for them, no matter how hard they squeezed their toes into it. In the end, the king’s page let Cinderella try on the slipper. She stuck out her foot and the page slipped the slipper on. It fitted perfectly.

Finally, she was driven to the palace. The king’s son was overjoyed to see her again. They were married and live happily ever after.

Queen of Arabia and Three Sheiks

Maura, who like to be thought of as the most beautiful and powerful queen of Arabia, had many suitors. One by one she discarded them, until her list was reduced to just three sheiks. The three sheiks were all equally young and handsome. They were also rich and strong. It was very hard to decide who would be the best of them.

One evening, Maura disguised herself and went to the camp of the three sheiks. As they were about to have dinner, Maura asked them for something to eat. The first gave her some left over food. The second Sheik gave her some unappetizing camel’s tail. The third sheik, who was called Hakim, offered her some of the most tender and tasty meat. After dinner, the disguised queen left the sheik’s camp.

The following day, the queen invited the three sheiks to dinner at her palace. She ordered her servant to give each one exactly what they had given her the evening before. Hakim, who received a plate of delicious meat, refused to eat it if the other two sheiks could not share it with him.

This Sheik Hakim’s act finally convinced Queen Maura that he was the man for her. “Without question, Hakim is the most generous of you” she announced her choice to the sheiks. “So it is Hakim I will marry”.

TEKS RECOUNT

Pengertian Recount Text

Recount Text adalah salah satu dari jenis teks bahasa Inggris yang menceritakan kembali kejadian-kejadian atau pengalaman-pengalaman di masa lampau. Tujuan dari Recount Text adalah untuk memberikan informasi atau untuk menghibur pembaca. Di dalam Recount Text tidak terdapat komplikasi (Complication) seperti halnya di Narrative Text.

 Tujuan Komunikatif Teks Recount

Tujuan komunikatif Recount Text seperti penjelasan di atas adalah untuk melaporkan peristiwa, kejadian atau kegiatan dengan tujuan memberitakan atau menghibur tentunya tanpa ada konflik di dalam cerita tersebut.

Generic Structure dari Recount Text

Generic structure (susunan umum) recount text ini terdiri dari:

  • Orientation tells who was involved, what happened, where the events took place, and when it happened. (“Orientation” menceritakan siapa saja yang terlibat dalam cerita, apa yang terjadi, di mana tempat peristiwa terjadi, dan kapan terjadi peristiwanya)
  • Events tell what happened and in what sequence. (“Event” menceritakan apa yang terjadi (lagi) dan menceritakan urutan ceritanya)
  • Reorientation consists of optional-closure of events/ending. (“Reorientation” berisi penutup cerita / akhir cerita).

 Ciri Kebahasaan Recount Text

Terdapat beberapa ciri-ciri kebahasaan yang mungkin akan teman-teman temukan ketika membaca sebuah Recount Text. Ciri-ciri kebahasaan dari Recount Text tersebut adalah:

  • Menggunakan Past Tense. Misalkan we went to zoo, I was happy, etc.
  • Menggunakan Conjunction dan Time Connectives untuk mengurutkan peristiwa atau kejadian. Misalnya and, but, the, aftar that, etc.
  • Menggunakan Adverbs dan Adverbial Phrase untuk mengungkapkan tempat, waktu dan cara. Misalkan yesterday, at my house, slowly, etc.
  • Menggunakan Action Verbs. Misalkan went, slept, run, brought, etc.

Contoh Recount :

Our trip to the Blue Mountain

Orientation

On Friday we went to the Blue Mountains. We stayed at David and Della’s house. It has a big garden with lots of colourful flowers and a tennis court.

(Pada hari jumat kami pergi ke Blue Mountains. Kami menginap di rumah David dan Della. Rumah tersebut mempunyai sebuah taman yang besar dengan banyak bunga warna warni dan sebuah lapangan tenis.)

Events

On Saturday we saw the Three Sisters and went on the scenic railway. It was scary. Then, Mummy and I went shopping with Della. We went to some antique shops and I tried on some old hats. On Sunday we went on the Scenic Skyway and it rocked. We saw cockatoos having a shower.

(Pada hari sabtu kami melihat Three Sister dan pergi ke pemandangan jalan kereta api yang indah. Sangat menakutkan. Kemudian ibu dan saya pergi berbelanja dengan Della. Kita pergi ke toko-toko antik dan mencoba mendapatkan beberapa topi tua. Pada hari minggu kami pergi ke pemandangan Skyway dan berbatu. Kami melihat burung kakatua sedang mandi.)

Reorientation

In the afternoon we went home. That was very pleasent moment with my family that I ever got.(Di sore hari kami pulang ke rumah. Itu merupakan momen paling menyenangkan bersama keluarga yang saya pernah dapatkan. )

Contoh Recount Text (1)

My Adolescence
I had my adolescence when I was thirteen.

It started with acne that showed up on my face. It was very annoying. It lowered my

self-esteem and I was embarrassed to come out of my house and play with friends.

Fortunately, my Mum gave me a good medicine. In three weeks, the acnes started to vanish although those showed some black spots in my face.
That was my bad experience with adolescence, though there were still lots of good

experience too.

Analisa :

Orientation : Paragraf pertama, (I had my adolescence when I was thirteen)

Events : Paragraf kedua dan ketiga.

Reorientation : Paragraf keempat (terakhir)


Contoh Recount Text (2) – Liburan

My Holiday in Bali

When I was 2nd grade of senior high school, my friends and I went to Bali. We were there for three days. I had many impressive experiences during the vacation.

First day, we visited Sanur Beach in the morning. We saw the beautiful sunrise together. It was a great scenery. Then, we checked in to the hotel. After prepared our selves, we went to Tanah Lot. We met so many other tourists there. They were not only domestic but also foreign tourists.

Second day, we enjoyed the day on Tanjung Benoa beach. We played so many water sports such as banana boat, jetsky, speedboat etc. We also went to Penyu island to see many unique animals. They were turtles, snakes, and sea birds. We were very happy. In the afternoon, we went to Kuta Beach to see the amazing sunset and enjoyed the beautiful wave.

The last day, we spent our time in Sangeh. We could enjoy the green and shady forest. There were so many monkies. They were so tame but sometimes they could be naughty. We could make a close interaction with them. After that, we went to Sukowati market for shopping. That was my lovely time. I bought some Bali T-Shirt and souvenirs.

In the evening, we had to check out from the hotel. We went back home bringing so many amazing memories of Bali.


Contoh Recount Text (3) – Liburan

A Beautiful Day at Jogja

Last week, my friends and I went to Jogja. We visited many places.

First, we visited Parangtritis beach. The sun shone brightly and the scenery was very beautiful there. We felt the wind blew across to us. We also saw a lot of people in that beach. There werw many birds flew in the sky. Also, there were many sellers who sold many kinds of souvenirs. Second, we visited Gembira Loka Zoo. We saw many kinds of animals there such as monkeys, tigers, crocodiles, snakes, etc. We looked around in that Zoo, and also took pictures of those animals. Then, we felt hungry, so we went to a restaurant. As soon as we finished our lunc, we decided to go home.

For me, that was a beautiful day. we really enjoyed it, and I hope I could visit Jogja again.

Contoh Recount Text (4) – Pengalaman

My First Experience to Ride Motorcycle

One day, when I was ten years old, my father bought an old motorcycle. That was ” Honda 75″. I think it was small light object and easy to ride it. I persuaded my father to teach me to ride ” Honda 75 “. Firstly, my father refused my request and promised that he would teach me two or three years later, but I still whimpered. Finally, my father surrendered and promised to teach me.

He began to teach me riding the motorcycle around a field in my village. My father was very patient to give me some directions. I was very happy when I realized my ability to ride a motorcycle. ” Yes, I can “.

One day later, when I was alone at home, I intended to try my riding ability. So, myself tried bravely. All ran fluently in the beginning, but when I was going back to my home and I must passed through a narrow slippery street, I got nervous. I lost my control and I fell to the ditch.

After that, I told my father about the last accident. I imagined my father would be angry and never let me ride again. But the reality is exactly on the contrary, my father was very proud of me. He just gave me some advices and since that accident, I got my father’s permission to ride motorcycle.

Contoh Recount Text (5) – Diary

A Page from A Girl’s Diary

It was takbiran night. It was also my birthday, and nothing happened. Or I had thought nothing would happen, but I was wrong.

That night, I was watching television with my family when I heard someone lit fireworks in my front yard. I peeped trough my window glass but could see nothing. It was very dark outside. Then I thought it had to be my cousins who lit the fireworks. Then I plopped down on my sofa again and tried to concentrate on the television since my mind raced with disappointment that no one gave something special on my birthday. I shrugged, it was almost the end of the day and I became pessimist. Five minutes later my mobile beeped. It was a text from my friend asking me to come out. Wondering what was going on, I grabbed my jacket and hurried to the front door. I was surprised to see her bring a bag full of firework and fire drills. Next I was surprised to see my other friend come out from the darkness. She brought a beautiful birthday cake on her hands. Oh my God! I shrieked. Then they gave the cake to me who was too stunned to say anything. I realized I was blushing furiously because my whole family was watching. Not to mention my neighbors too!

A plain day, or I thought it was before, turned out to be one of the greatest moment in my life. I didn’t even know how to describe what I felt. Happy was the simplest word.

 

CONTOH SOAL.

A KING AND TWO SERVANTS

Once there was a king who had two servants who worked so well and so honestly that he madethem captains in his army. The day after they had become captains, the king saw them and said, “Why doyou think you become captains?”The first captain answered, it is because I am a lucky man”. But the second said, “It is becauseyou are kind and generous.”The king said that he liked both the captain’s answer. “To show you that I am pleased with you, Iam to give each of you a present,” he said. “Both presents have the same value, and both are from myown gardens.” He then gave the first captain a coconut, and the second captain a bunch of ripe bananas.

But when he gave the bananas to the second captain, he secretly took a very valuable ring off his finger and pushed it into one of the bananas.While two captains were walking home, the second captain told the first that his wife did not like bananas, asked him whether he was willing to give him the coconut and take the bananas.

The first captain knew that his own wife did not like bananas either, but as he was an unselfishman, he said that he would do as the second captain wanted because he was friend.The second captain knew that his own wife did not like bananas, but as he was unselfish man, hesaid that he would give the bananas to the first captain.That evening, the first captain began to eat the bananas and found the ring in them.

At once, hehurried to the king with it. When the king saw it and heard what had happened, he sent for the secondcaptain and said to him, “I wanted to give you the ring because you said that I was kind and generous, butit seems that your friend really is a lucky man, as he said!”

Answer the question bellow based on the text!

a.Why did the second captain not want to eat the bananas?

b.What did the king want to do because he liked both captain?

c.In which paragraph did you find the conflict?

d.What moral lesson you can get from this text?

Continue reading “Modul Bahasa Inggris : Expression”

Posted in Education

Sejarah Peminatan : Peradaban India dan China Kuno

Peradaban India Kuno (Indhus dan Gangga)

A. Peradaban Lembah Sungai Indhus (Shindu)

Pusat Peradaban

Peradaban Lembah Sungai Indus berada sepanjang Sungai Indus di Pakistan sekarang ini. Peradaban Lembah Sungai Indus, 2800 SM–1800 SM, merupakan sebuah peradaban kuno yang hidup sepanjang Sungai Indus dan Sungai Ghaggar-Hakra yang sekarang Pakistan dan India barat. Peradaban ini sering juga disebut sebagai Peradaban Harappan Lembah Indus, karena kota penggalian pertamanya disebut Harappa, atau juga Peradaban Indus Sarasvati karena Sungai Sarasvati yang mungkin kering pada akhir 1900 SM. Pemusatan terbesar dari Lembah Indus berada di timur Indus, dekat wilayah yang dulunya merupakan Sungai Sarasvati kuno yang pernah mengalir.

Munculnya peradaban Harappa lebih awal dibanding kitab Veda, saat itu bangsa Arya belum sampai India. Waktunya adalah tahun 2500 sebelum masehi, bangsa Troya mendirikan kota Harappa dan Mohenjondaro serta kota megah lainnya didaerah aliran sungai India. Tahun 1500 sebelum masehi, suku Arya baru menjejakkan kaki di bumi India Kuno.

Asal mula peradaban India, berasal dari kebudayaan sungai India, mewakili dua kota peninggalan kuno yang paling penting dan paling awal dalam peradaban sungai India, yang sekarang letaknya di kota Mohenjodaro, propinsi Sindu Pakistan dan kota Harappa dipropinsi Punjabi. Penduduk kala itu adalah penduduk bangsa Dravida.

Secara geografis, letak peradaban kuno ini di sebelah utara berbatasan dengan pegunungan Himalaya. Sebelah barat berbatasan dengan Pakistan. Di selatan, berbatasan dengan Samudera Hindia dan sebelah timur berbatasan dengan Myanmar dan Bangladesh.

Tata Kota

Menurut penentuan karbon 14, keberadaan kedua kota ini seharusnya adalah antara tahun 2000 hingga 3000 sebelum masehi, lagi pula kota Harappa mengekskavasi perkakas batu 10 ribu tahun lampau. Luasnya kurang lebih 25 km persegi.

Awal abad ke-20, arkeolog Inggris Marshell mengekskavasi kota kuno Mohenjondaro dan Hara. Hasilnya tingkat kesibukan dan keramaian kedua kota tersebut membuat Marshell terkejut. Ini adalah bekas ibukota dua negara merdeka pada jaman peradaban sungai India antara tahun 2350-1750 sebelum masehi, penelitian lebih lanjut menghasilkan perhitungan, dua kota masing-masing terdapat sekitar 30 hingga 40 ribu penduduk, lebih banyak dibanding penduduk kota London yang paling besar pada abad pertengahan.

Kota dibagi 2 bagian yaitu kota pemerintahan dan kota administratif. Kota administratif adalah daerah pemukiman, tempat tinggal yang padat dan jalan raya yang silang menyilang, kedua sisi jalan banyak sekali toko serta pembuatan barang-barang tembikar. Kota pemerintahan adalah wilayah istana kerajaan. Fondasi bangunan yang luas membuat jarak terhadap penduduk, pagar tembok yang tinggi besar disekeliling dan menara gedung mencerminkan kewibawaan Raja. Wilayah kota dibagi atas beberapa bagian atau blok yang dilengkapi jalan yang ada aliran airnya.

Sistem Pertanian dan Pengairan

Daerah Lembah Sungai Indus merupakan daerah yang subur. Pertanian menjadi mata pencaharian utama masyarakat India. Limpahan lumpur sungai Indus telah memberikan kesuburan bagi tanah disekitarnya. Pada perkembangan selanjutnya, masyarakat telah berhasil menyalurkan air yang mengalir dari Lembah Sungai Indus sampai jauh ke daerah pedalaman.

Pembuatan saluran irigasi dan pembangunan daerah-daerah pertanian menunjukkan bahwa masyarakat Lembah Sungai Indus telah memiliki peradaban yang tinggi. Hasil-hasil pertanian yang utama adalah padi, gandum, gula/tebu, kapas, teh, dan lain-lain.

Sanitasi (Kesehatan)

Masyarakat Mohenjodaro dan Harappa telah memperhatikan sanitasi (kesehatan) lingkungannya. Teknik-teknik atau cara-cara pembangunan rumah yang telah memperhatikan faktor-faktor kesehatan dan kebersihan lingkungan yaitu rumah mereka sudah dilengkapi oleh jendela.

Kamar-kamar dilengkapi dengan jendela-jendela yang lebar dan berhubungan langsung dengan udara bebas, sehingga pergantian udara cukup lancar.

Teknologi

Masyarakat Lembah Sungai Indus sudah memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi, Kemampuan mereka dapat diketahui melalui peninggalan-peninggalan budaya yang ditemukan, seperti bangunan Kota Mohenjodaro dan Harappa, berbagai macam patung, perhiasan emas, perak, dan berbagai macam meterai dengan lukisannya yang bermutu tinggi dan alat-alat peperangan seperti tombak, pedang, dan anak panah, alat-alat rumah tangga, alat-alat pertanian, kain dari kapas, serta bangunan-bangunan.

Demikian juga dengan barang-barang yang terbuat dari tanah liat yang dibakar atau yang disebut terracota, teruma barang-barang peralatan rumah tangga.

Perekonomian

Sistem perekonomian masyarakat lembah Sungai Indus sangat bergantung pada pengolahan lahan pertanian di sekitar sungai. Di kawasan ini, petani menanam padi, gandum, sayuran, buah-buahan, dan kapas. Selain itu mereka juga beternak sapi, kerbau, domba, dan babi. Selain pertanian dan peternakan, perdagangan juga merupakan aspek perekonomian penting bagi masyarakat lembah Sungai Indus. Kelebihan hasil pertanian membuat mereka dapat melakukan perdagangan dengan bangsa lain terutama dengan penduduk Mesopotamia. Barang dagangan yang diperjual-belikan masyarakat lembah Sungai Indus adalah barang-barang dari perunggu dan tembaga, bejana dari perak dan emas, serta perhiasan dari kulit dan gading.

Pemerintahan

Raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Maurya antara lain sebagai berikut :

Candragupta Maurya

Setelah berhasil menguasai Persia, pasukan Iskandar Zulkarnaen melanjutkan ekspansi dan menduduki India pada tahun 327 SM melalui Celah Kaibar di Pegunungan Himalaya. Pendudukan yang dilakukan oleh pasukan Iskandar Zulkarnaen hanya sampai di daerah Punjab. Pada tahun 324 SM muncul gerakan di bawah Candragupta. Setelah Iskandar Zulkarnaen meninggal tahun 322 SM, pasukannya berhasil diusir dari daerah Punjab dan selanjutnya berdirilah Kerajaan Maurya dengan ibu kota di Pattaliputra.

Candragupta Maurya menjadi raja pertama Kerajaan Maurya. Pada masa pemerintahannya, daerah kekuasaan Kerajaan Maurya diperluas ke arah timur, sehingga sebagian besar daerah India bagian utara menjadi bagian dari kekuasaannya. Dalam waktu singkat, wilayah Kerajaan Maurya sudah mencapai daerah yang sangat iuas, yaitu daerah Kashmir di sebelah barat dan Lembah Sungai Gangga di sebelah timur.

Ashoka

Ashoka memerintah.Kerajaan Maurya dari tahun 268-282 SM. Ashoka merupakan cucu dari Candragupta Maurya. Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Maurya mengalami masa yang gemilang. Kalingga dan Dekkan berhasil dikuasainya. Namun, setelah ia menyaksikan korban bencana perang yang maha dahsyat di Kalingga, timbul penyesalan dan tidak lagi melakukan peperangan.

Mula-mula Ashoka beragama Hindu, tetapi kemudian menjadi pengikut agama Buddha. Sejak saat itu Ashoka menjadikan agama Buddha sebagai agama resmi negara. Setelah Ashoka meninggal, kerajaan terpecah-belah menjadi kerajaan kecil. Peperangan sering terjadi dan baru pada abad ke-4 M muncul seorang raja yang berhasil mempersatukan kerajaan yang terpecah belah itu. Maka berdirilah Kerajaan Gupta dengan Candragupta I sebagai rajanya.

Kepercayaan

Sistem kepercayaan masyarakat Lembah Sungai Indus bersifat politeisme atau memuja banyak dewa. Dewa-dewa tersebut misalnya dewa bertanduk besar,  dewa kesuburan dan kemakmuran (Dewi Ibu).

Masyarakat lembah Sungai Indus juga menyembah binatang-binatang seperti buaya dan gajah serta menyembah pohon seperti pohon pipal (beringin). Pemujaan tersebut dimaksudkan sebagai tanda terima kasih terhadap kehidupan yang dinikmatinya, berupa kesejahteraan dan perdamaian.

Hilangnya Peradaban Indus

Peradaban Sungai Indus runtuh akibat serbuan bangsa Arya tahun 1000 SM melalui celah Khyber. Sejarah bangsa Arya diperoleh dari kitab Rigveda. Setelah berhasil mengalahkan bangsa Dravida di Lembah Sungai Indus dan menguasai daerah yang subur, akhirnya mereka hidup menetap.

B. Peradaban di Lembah Sungai Gangga

Lokasi

Lembah sungai Gangga dengan anak sungainya Yamuna terletak antara Pegunungan Himalaya dan Pegunungan Vindhya. Kedua sungai tersebut bermata air di Pegunungan Himalaya dan mengalir di kota-kota besar seperti Delhi, Agra, dan bermuara di wilayah Bangladesh ke teluk Banggala. Sungai Ganggabertemu dengan Sungai Brahmaputra yang bermata air di Pegunungan Kwen Lun. Lembah Sungai Gangga merupakan daerah yang subur.

Pendukung

Pendukung peradaban Lembah Sungai Gangga adalah bangsa Aria yang termasuk bangsa Indo Jerman. Bangsa Aria memasuki wilayah India antara tahun 2000- 1500 SM melalui celah Pas Kaiber di Pegunungan Hindu Kush. Merka berkulit putih, berbadan tinggi, dan berhidung mancung. Pencahariannya semula berternak  dan kehidupannya terus mengembara. Tetapi setelah berhasil mengalahkan bangsa Dravisa di Lembah Sungai Indus dan menguasai daerah yang subur, mereka akhirnya bercocok tanam dan hidup menetap. Selanjutnya, mereka menduduki Lembah Sungai Gangga dan terus mengembangkan kebudayaannya. Kebudayaan campuran antara kebudayaan bangsa Arya dengan bangsa Dravida dikenal dengan sebutan kebudayaan Hindu.

Masyarakat

Bangsa Aria berusaha untuk tidak bercampur dengan bangsa Dravida yang merupakan penduduk asli India. Mereka menyebut bangsa Dravida adalah anasah artinya tidak berhidung atau berhidung pesek dan dasa artinya raksasa. Untuk memelihara kemurnian keturunannya, diadakan sistem pelapisan (kasta) yang dikatakannya bersumber pada ajaran agama. Bangsa Aria berhasil mengambil alih kekuasaan politik, sosial dan ekonomi. Akan tetapi, dalam kebudayaan terjadi percampuran (asimilasi) antara Aria dan Dravida. Percampuran budaya itu melahirkan kebudayaan Weda. Kebudayaan inilah yang melahirkan agama dan kebudayaan Hindu atau Hinduisme. Daerah perkembangan pertamanya di lembah Sungai Gangga yang kemudian disebut Aryawarta (negeri orang Aria) atau Hindustan (tanah milik orang Hindu).

Untuk mempertahankan kekuasaannya di tengah kehidupan masyarakat, bangsa Arya berusaha menjaga kemurnian ras. Artinya, mereka melarang perkawinan campur dengan bangsa Dravida. Untuk itulah, bangsa Arya menciptakan sistem kasta dalam kemasyarakatan.

Sistem kasta didasarkan pada kedudukan, hak dan kewajiban seseorang dalam masyarakat. Pembagian golongan atau tingkatan dalam masyarakat Hindu terdiri dari empat kasta atau caturwarna, yakni :

  1. Brahmana (pendeta), bertugas dalam kehidupan keagamaan;
  2. Ksatria (raja, bangsawan dan prajurit), berkewajiban menjalankan pemerintahan termasuk mempertahankan negara,
  3. Waisya (pedagang, petani, dan peternak), dan
  4. Sudra (pekerja-pekerja kasar dan budak).

Kasta Brahmana, Kastria, Waisya terdiri dari orang-orang Arya. Kasta Sudra terdiri dari orang-orang Dravida. Selain keempat kasta di atas, ada lagi kasta Paria/Candala atau Panchama. Panchama yang berarti “kaum terbuang”. Kasta ini dipandang hina, karena melakukan pekerjaan kotor, orang jahat dan tidak boleh disentuh, lebih-lebih bagi kaum Brahmana.

Pemerintahan

Perkembangan sistem pemerintahan di Lembah Sungai Gangga merupakan kelanjutan sistem pemerintahan masyarakat di daerah Lembah Sungai Indus. Runtuhnya Kerajaan Maurya menjadikan keadaan kerajaan menjadi kacau dikarenakan peperangan antara kerajaan-kerajaan kecil yang ingin berkuasa. Keadaan yang kacau, mulai aman kembali setelah munculnya kerajaan-kerajaan baru. Kerajaan-kerajaan tersebut di antaranya Kerajaan Gupta dan Kerajaan Harsha.

  1. Kerajaan Gupta

Pendiri Kerajaan Gupta adalah Raja Candragupta I dengan pusatnya di Lembah Sungai Gangga. Pada masa pemerintahan Raja Candragupta I, agama Hindu dijadikan agama negara, namun agama Buddha masih tetap dapat berkembang.

Masa kejayaan Kerajaan Gupta terjadi pada masa pemerintahan Samudragupta (Cucu Candragupta 1). Pada masa pemerintahannya Lembah Sungai Gangga dan Lembah Sungai Indus berhasil dikuasainya dan Kota Ayodhia ditetapkan sebagai ibukota kerajaan.

Pengganti Raja Samudragupta adalah Candragupta II, yang dikenal sebagai Wikramaditiya. Ia juga bergama Hindu, namun tidak memandang rendah dan mempersulit perkembangan agama Budha. Bahkan pada masa pemerintahannya berdiri perguruan tinggi agama Buddha di Nalanda.

Di bawah pemerintahan Candragupta II kehidupan rakyat semakin makmur dan sejahtera.. Kesusastraan mengalami masa gemilang. Pujangga yang terkenal pada masa ini adalah pujangga Kalidasa dengan karangannya berjudul “Syakuntala”. Perkembangan seni patung mencapai kemajuan yang juga pesat. Hal ini terlihat dari pahatan-pahatan dan patung-patung terkenal menghiasi kuil-kuil di Syanta.

Dalam-perkembangannya Kerajaan Gupta mengalami kemunduran setelah meninggalnya Raja Candragupta II. India mengalami masa kegelapan selama kurang lebih dua abad.

  1. Kerajaan Harsha

Setelah mengalami masa kegelapan, baru pada abad ke-7 M muncul Kerajaan Harsha dengan rajanya Harshawardana. Ibu kota Kerajaan Harsha adalah Kanay. Harshawardana merupakan seorang pujangga besar. Pada masa pemerintahannya kesusastraan dan pendidikan berkembang dan pesat. Salah satu pujangga yang terkenal pada masa kerajaan Harshawardana adalah pujangga Bana dengan karyanya berjudul “Harshacarita”.

Raja Harsha pada awalnya memeluk agama Hindu, tetapi kemudian memeluk agama Buddha. Di tepi Sungai Gangga banyak dibangun wihara dan stupa, serta dibangun tempattempat penginapan dan fasilitas kesehatan. Candi-candi yang rusak diperbaiki dan membangun candi-candi baru. Setelah masa pemerintahan Raja Harshawardana hingga abad ke-1 1 M tidak pernah diketahui adanya raja-raja yang pernah berkuasa di Harsha.

Kebudayaan

Di Lembah Sungai Gangga inilah kebudayaan Hindu berkembang, baik di wilayah India maupun di luar India. Masyarakat Hindu memuja banyak dewa (Politeisme). Dewa-dewa tersebut, antara lain, Dewa Bayu (Dewa Angin), Dewa Baruna (Dewa Laut), Dewa Agni (Dewa Api), dan lain sebagainya. Dalam agama Hindu dikenal dengan sistem kasta, yaitu pembagian kelas sosial berdasarkan warna dan kewajiban sosial. Dalam perkembangan selanjutnya, sistem kasta inilah yang menyebabkan munculnya agama Buddha. Hal ini dipelopori oleh Sidharta Gautama.

Agama Buddha mulai menyebar ke masyarakat India setelah Sidharta Gautama mencapai tahap menjadi Sang Buddha. Agama Buddha terbagi menjadi dua aliran, yaitu Buddha Mahayana dan Buddha Hinayana. Peradaban Sungai Gangga meninggalkan beberapa bentuk kebudayaan yang tinggi seperti kesusastraan, seni pahat, dan seni patung. Peradaban dari lembah sungai ini kemudian menyebar ke daerah-daerah lain di Asia termasuk di Indonesia.

Agama Hindu

Agama dan kebudayaan Hindu lahir pertama kali di India sekitar tahun 1500 SM. Agama dan kebudayaan Hindu ini mengalami pertumbuhan pada zaman Weda. Kebudayaan Hindu merupakan perpaduan antara kebudayaan bangsa Aria dari Asia Tengah yang telah memasuki India dengan kebudayaan bangsa asli India (Dravida). Hasil percampuran itulah yang disebut agama Hindu atau Hinduisme. Daerah perkembangan pertamanya di lembah Sungai Gangga yang disebut Aryawarta (negeri orang Aria) dan Hindustan (tanah milik orang Hindu). Sejak berkembangnya kebudayaan Hindu di India maka lahir agama Hindu. Dari India, agama Hindu menyebar ke seluruh dunia dan banyak memengaruhi kebudayaan-kebudayaan di dunia, termasuk Indonesia.

Menurut pendapat para ahli sejarah, berdasarkan temuan berbagai peninggalan sejarah, diyakini bahwa bekas kota Mahenjo-Daro (Larkana) dan Harappa (Punjab) di lembah Sungai Indus merupakan tempat timbul dan berkembangnya agama Hindu.

Agama Hindu tumbuh bersamaan dengan kedatangan bangsa Arya (Indo-Jerman) ke India kira-kira tahun 1500 SM. Mereka datang melewati celah Kaiber. Celah tersebut terletak di pegunungan Hindu Kush, sebelah barat laut India. Itulah sebabnya celah Kaiber terkenal dengan sebutan “Pintu Gerbang India”. Kemudian bangsa Arya mendesak bangsa Dravida dan Munda yang telah mendiami daerah tersebut.

Akhirnya bangsa Arya berhasil menempati daerah celah Kaiber yang sangat subur. Bangsa Dravida mendiami Dataran Tinggi Dekan (India Selatan). Bangsa Munda mendiami daerah-daerah pegunungan. Pemeluk agama Hindu mengenal tiga dewa tertinggi yang disebut Trimurti, yakni Brahma (dewa pencipta), Wisnu (dewa pelindung), dan Syiwa (dewa perusak). Dewa-dewi lainnya antara lain : Agni (dewa api), Bayu (dewa angin), Surya (dewa matahari), Candra (dewa bulan), Indra (dewa perang), Saraswati (dewi pengetahuan dan seni), Lakshmi (dewi keberuntungan), dan Ganesha (dewa pengetahuan dan penolong).

Sumber ajaran Hindu adalah kitab Weda, yang bermakna pengetahuan Hindu. Kitab-kitab penganut Hindu:

Kitab Weda

Terdiri dari 4 Samhita atau himpunan, yaitu:

1)      Reg Weda (merupakan kitab yang tertua), berisi puji-pujian kepada dewa

2)      Sama Weda, berisi nyanyian-nyanyian suci yang merupakan pujian pada waktu melaksanakan upacara

3)      Yajur Weda, berisi doa-doa yang diucapkan pada waktu upacara sesaji.

4)      Atharwa Weda, berisikan doa-doa bagi penyembuhan penyakit dan nyanyian sakti kaum brahmana.

Kitab Brahmana

Berisi penjelasan kitab Weda, yang disusun oleh para pendeta.

Kitab Upanishad

Berisi petunjuk-petunjuk, agar orang dapat melepaskan diri dari samsara, dan dapat mencapai moksa (kebahagiaan abadi).

Kitab yang berisikan cerita kepahlawanan:

1)      Mahabharata, karya Wiyasa berisikan cerita peperangan antara Pandawa melawan Kurawa. Keduanya masih keluarga seketurunan, yang memperebutkan tahta kerajaan Astina. Perebutan akhirnya dimenangkan oleh Pandawa.

2)      Ramayana, karya Walmiki menceritakan peperangan antara Rama dengan Rahwana. Peperangan ini akhirnya dimenangkan oleh Rama. Cerita Ramayana melambangkan kejujuran (dilambangkan Rama) melawan keangkaramurkaan (dilambangkan Rahwana).

Inti ajaran agama Hindu didasarkan pada karma, reinkarnasi dan moksa. Karma adalah perbutan baik buruk dari manusia ketika di dunia yang menentukan kehidupan berikutnya. Reinkarnasi ialah penjilmaan kembali kehidupan manusia sesuai dengan karmanya. Bila seseorang berbuat baik akan lahir kembali ke tingkat yang lebih tinggi; sebaliknya jika berbuat buruk mengakibatkan reinkarnasi ke tingkat yang lebih rendah, misalnya lahir sebagai hewan. Keadaan hidup-mati kembali merupakan persitiwa hidup yang menderita (samsara). Moksa ialah tingkat hidup tertinggi yang terlepas dari ikatan keduniawian atau terbebas dari reinkarnasi.

Agama Hindu mengenal pembagian masyarakat atas kasta-kasta, yaitu Brahmana, terdiri dari golongan pendeta, bertugas mengurus soal kehidupan keagamaan; Ksatria, terdiri dari golongan bangsawan dan prajurit, berkewajiban menjalankan pemerintahan termasuk mempertahankan negara; Waisya, bertugas untuk berdagang, bertani, dan beternak; Sudra, bertugas untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar, seperti budak dan pelayan. Adanya sistem kasta (caturwarna) tersebut pada dasarnya merupakan pembagian tugas dan kelas dalam masyarakat Hindu yang didasarkan atas keturunan. Perkawinan antar kasta dilarang, terhadap yang melanggar dikeluarkan dari kasta (out cast) dan masuk dalam golongan atau kasta Paria.

Bangsa Arya berhasil mengambil alih kekuasaan politik, sosial dan ekonomi. Akan tetapi, dalam kebudayaan terjadi percampuran (asimilasi) antara Arya dan Dravida. Percampuran budaya itu melahirkan kebudayaan Weda. Kebudayaan inilah yang melahirkan agama dan kebudayaan Hindu atau Hinduisme. Daerah perkembangan pertamanya di lembah Sungai Gangga yang kemudian disebut Aryawarta (negeri orang Arya) atau Hindustan (tanah milik orang Hindu).

Continue reading “Sejarah Peminatan : Peradaban India dan China Kuno”