Posted in All Of Me, Coretan Khayalan, Uncategorized

Sebuah Ungkapan(?)

a23b499d5e201eea22ba5c7533c53933
Sumber Pict 1

 

Mencintaimu adalah sebuah anugerah terindah

Saat hujan turun, aku mulai rindu saat – saat kita berada pada tempat yang sama

Memandang langit yang sama, dengan perasaan yang sama

Dan saat itu, kita saling berkeyakinan,  “semoga kita saling memiliki suatu saat nantii”

 

Namun, saat itu aku merasa bahwa kita tidak sejalan

Tidak mempunyai keyakinan yang sama

Namun, hatiku berusaha meyakinkan

Bahwa kamu adalah orang yang dikirimkan oleh Allah saat hujan datang.

 

Dan aku mulai merasa, saat itu aku punya harapan yang lebih banyak

Untuk bisa bersamanya lebih lama

Dan aku berharap saat itu, waktu bisa berhenti sejenak

Agar kita bisa bersama lebih lama

Diderasnya hujan, dan ditempat yang sama

Saat aku merasa kita saat itu begitu dekat

Meskipun, sebenarnya raga kita tak saling berdekatan.

– “Nurul Hayati”

 

 

66fde6c63444c382799f7745325d7338
Sumber Pict 2

Suatu hari, saat ku pandang kearah langit

Terbesit sebuah kisah

Tentang dua orang dimasa lalu

Entah, pihak satu masih mengingat atau tidak

Tapi yang jelas, pihak lainnya akan selalu mengingatnya.

 

Akan ku sampaikan, sebuah pesan dari salah satu pihak

“Terima kasih telah mengobati luka, meski pada akhirnya. Kau juga yang menciptakan luka itu.”

– “Rani Rofidah”

 

 

6f9d71f8101d298b2ad1cd730390773a.jpg
Sumber Pict 3

Sore itu kita duduk bersama

Kita sama sekali tidak saling mengenal

Dan akhirnya, kamu mulai berbalik badan

Dan menatap ke mataku

 

Seketika kau bertanya, “Pukul berapa sekarang?”

Kusebutkan yang kulihat pada jamku

Namun kau tersenyum seakan berterimakasih

Lalu kau menjawabku

“Waktu masih sama seperti tadi. Apa waktu berhenti tiap dihadapanmu ?”

-“Venesya Sari Lubis direvisi oleh Cantika D.A”

 

 

ebd507bec767fff489eecca99f03f210
Sumber Pict 4

Bahkan ketika rindu itu sakit

Namun selalu terulang

Terus terulang

Hingga hanya menyisahkan sesak

Bagaimana kabarmu, detik ini?

Bagaimana keadaanmu saat ini?

Lancangkah rindu ini menyapamu?

Bolehkah rindu ini merengkuhmu?

Tenang saja . . .

Hanya sebuah rindu

Tidak lebih. Karena memang tidak boleh lebih

Jaga dirimu

Selalu bahagia untukmu

Hingga suatu saat kita bertemu

Bertemu dalam kebahagiaan

Bersamaku atau sosok yang lain

-“Cantika Dyah Anggraeni”

 

 

27620a3ddfc6c285cc264dfb0ed68bc1
Sumber Pict 5

Kilasan kisah waktu itu

Membuatku kembali berpikir

Apa perasaan ini masih sama seperti dulu?

Atau sekedar sisa perasaan?

Yang sebenarnya masih mengharapkannya

Mengharapkan dia yang bahkan tak pernah berhasil ku raih

 

Dia tak pernah salah

Dia tak pernah menyakitiku

Karena sampai saat ini

Aku yang terus menyakiti diriku sendiri

Dengan sejuta pengharapan semu yang tak pernah terwujud

 

Salahkan hatiku, yang tak pernah merasa tergores

Melihat kebahagiaannya bersama orang lain

Salahkan egoku, yang terus berusaha menyukainya

Meski banyak luka yang digoresnya

-“Erniynt”

 

 

Advertisements
Posted in Coretan Khayalan, Uncategorized

Surat Cinta Arka Untuk Nayla (II)

tumblr_mqf82tD6Lj1svjh9lo1_500

Nayla…

Aku tak mungkin berbohong mengatakan bahwa kamu lebih indah dari rembulan, karena pada kenyataannya rembulan memang lebih indah dari dirimu.

Tapi apa yang membedakanmu dengan rembulan yang indah itu?

Rembulan indah hanya ada pada waktunya, hanya pada saat malam tiba. Rembulan menjadi teman setia untuk bintang di atas sana. Dan mereka selalu bersama saat malam menyelimuti bumi ini.

Nay, dirimu indah dengan apa adanya dirimu. Dan tanpa kau tahu, setiap malam do’aku selalu ada namamu. Namamu, yang kelak menjadi pendamping hidupku. Setia, layaknya seperti bintang yang tak pernah lelah mendampingi rembulan di atas sana.

Akankah rasa rinduku ini tersampaikan padamu?

Akankah aku juga berada di dalam hatimu?

Apa kau juga mencintaiku?

Karena aku sudah terlalu jatuh begitu dalam akan cinta yang tumbuh diatas keinginanku…

Aku tak ingin berharap terlalu jauh, namun jika Allah memang menjadikan kau adalah takdirku. Maka seluruh rasa rindu dan cintaku benar-benar tersampaikan selama ini.

Posted in Coretan Khayalan

Surat Cinta Arka untuk Nayla [I]

Dear, Nayla . . .

“Cinta datang karena terbiasa”

Jika ini yang di sebut cinta, aku ingin mengakuinya sekarang.

Rasa sayangku yang mungkin belum seberapa, tapi aku ingin mengakuinya sebagai cinta.

Meski kata kak Azka, Cinta itu penuh ilusi dan hanya sebuah kata yang penuh akan delusi, aku tetap ingin mengakuinya. Mengakuinya, bahwa ini benar-benar cinta.

Perasaan yang tak ingin jauh darimu.

Perasaan ingin selalu melihat senyummu.

Perasaan ingin selalu melindungimu.

Apa ini benar-benar cinta?

Sekarang aku mengerti dan percaya…

“Cinta tak pernah tahu kemana dan pada siapa dia akan berlabuh”

Dan suatu saat nanti aku akan menggapai mu, di suatu tempat yang sangat indah.

Kembali berdiri dengan percaya diri di sampingmu…

Continue reading “Surat Cinta Arka untuk Nayla [I]”