Posted in All Of Me

Cuap-Cuap [V] – Sad :'(

Seberapa seringnya kata nasehat yang selalu ia utarakan pada kami, hal itulah yang paling kami rindukan. Hal itulah yang paling menggambarkan, sebagaimana sikap cuek dan dinginnya seorang Ayah pada anaknya, jauh tanpa kita sadari beliau sosok orang yang paling mengkhawatirkan kita, yang paling mengerti kita tanpa ia utarakan dengan seringnya.

Di balik sosok ibu yang luar biasa, sosok Ayah yang hebat tak mungkin sirna di hidupku. Ayah sosok orang yang paling bersahaja, sosok orang yang paling mengerti diriku.

Ayah selalu mengkhawatirkan anaknya dimanapun, kapanpun ia berada. Dibalik sosok ibu yang selalu mengingatkan kita untuk makan, ada Ayah yang selalu bertanya lebih dulu.

Ayah yang tak pernah mau anak gadisnya berteman dengan laki-laki pun memiliki alasan penting. Ia tak ingin anaknya terbuai dengan hirup pikuk duniawi. Pergaulan bebas yang tak senonoh.

Ayah…

Mungkin tak ada hal yang bisa kulakukan untuk membalas semua perhatian, kasih sayang, jasa dan juga rasa cinta yang kau miliki untukku.

Mungkin satu kata sayang tak bisa menggambarkan bagaimana rasa ini begitu besar pada Ayah. Namun, rasa gengsi yang begitu besar itu pula yang membuat anakmu ini enggan untuk mengungkapkannya.

Ayah…

Mungkin aku belum bisa menjadi anak gadis yang membanggakan, yang satu-satunya ayah miliki.

Maaf kan putrimu ini, yang terlalu banyak memiliki kekurangan dan banyak membuat ayah selalu marah. Membuat ayah selalu kecewa dan pusing.

Entah, apa yang terjadi pada hidupku jika ayah tak pernah hadir. Jika aku harus memilih, aku tak pernah ingin merasakan ditinggalkan atau pun meninggalkan. Karena aku tak sanggup, bahkan membayangkannya pun aku tak bisa, ayah.

Jika bisa dan Allah berkenan, aku ingin ayah yang membawa jasadku ketempat peristirahatan terakhirku.

Ayah…

Izinkan putrimu ini merasakan kebahagiaan dengan melihat senyummu yang memang aku yang menjadi alasannya. Izinkan putrimu ini membuat ayah dan ibu bahagia terlebih dahulu.

Teruntuk Ayahku tercinta..

Aku menyayangimu karena Allah~

Samarinda, 11 Februari 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s